Festival Baratan Jepara

0 261

Festival Baratan Jepara

Menjelang Ramadhan berbagai daerah tak lepas dari pelaksanaan tradisi unik diantaranya seperti padusan di Yogyakarta, dugderan di Semarang, meugang di Aceh, dan mandi balimau di Sumatera. Ada satu lagi nih tradisi unik yang dilaksanakan di Jepara yaitu Festival Baratan. Kata Baratan berasal dari bahasa arab yan berarti terbebas dari dosa. Ada juga yang berpendapat baratan berasal dari bahasa arab yaitu baraah yang berarti keselamatan. Tradisi ini dilaksanakan dengan maksud untuk memohon ampun kepada Allah agar terbebas dari dosa.

Festival Baratan merupakan tradisi yang digelar setiap tahun pada 15 Syaban dalam penanggalan hijriah atau 15 Ruwah dalam penanggalan jawa. Dalam festival ini masyarakat Jepara akan menyalakan opor di depan rumah dan mengarak obor keliling kampung. Selain itu, tradisi ini juga akan diisi dengan berkumpul bersama untuk berdoa di masjid. Dalam perkumpulan akan disajikan makanan dari ketan (puli) yang menjadi simbol permintaan maaf. Kegiatan berdoa bersama dipusatkan di Masjid Al Makmur yang berada di Desa Kriyan, Kecamatan Kalinyamatan.
Tidak hanya itu saja, tradisi akan dimeriahkan dengan pertunjukkan teatrikal oleh seniman setempat dan pawai arak-arakan lampion dari halaman Masjid Al Makmur menuju pusat kecamatan. Dalam arak-arak ini, lampion tidak hanya berfungsi sebagai penerang semata tetapi juga menjadi simbol penerang hidup sehingga dapat lancar dalam menjalankan ibadah di Bulan Ramadhan. Pawai juga dilengkapi dengan mengarak simbol Ratu Kalinyamat dan Sultan Hadirin yang pernah menjadi penguasa Jepara. Hal ini dilakukan sebagai simbol penghormatan. Tradisi ini tidak dimiliki oleh daerah lain dan hanya dapat ditemui di Jepara. Kekhasan kazanah khas Jepara ini selain memiliki daya tarik wisata lokal juga memiliki arti untuk menghormati warisan budaya leluhur.
Source http://jlajah-jepara.blogspot.co.id http://jlajah-jepara.blogspot.co.id/2016/01/tradisi-unik-di-jepara.html
Comments
Loading...