Falsafah Hidup Orang Jawa : Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Digdaya Tanpa Aji, Sugih Tanpa Bandha

0 15

Falsafah Hidup Orang Jawa : Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Digdaya Tanpa Aji, Sugih Tanpa Bandha

Dalam bahasa Indonesia, ‘nglurug tanpa bala’ artinya adalah berjuang atau menyerang tanpa pasukan. Namun bukan berarti kita harus berjuang sendirian, melainkan mengajarkan untuk menjadi orang yang tidak mudah ikut-ikutan atau terhasut serta berani bertanggung jawab dengan masalah yang terjadi. ‘Menang tanpa ngasorake’ berarti menang tanpa merendahkan. Jadi, tujuan yang kamu inginkan haruslah dilakukan tanpa merendahkan atau mempermalukan orang lain.

‘Digdaya tanpa aji’ secara harfiah artinya adalah kekuasaan tanpa kekuatan. Maksud dari ungkapan ini adalah tidak menciptakan kekuasaan karena harta, kekuatan, atau pengaruh keturunan. Sesungguhnya, kekuasaan bisa tercipta dari wibawa, citra, perkataan dan perilaku yang membuat orang lain menghargainya. ‘Sugih tanpa bandha’ atau kaya tanpa harta. Maksud dari kalimat ini adalah kekayaan bukanlah tolak ukur yang utama. Kaya yang dituju bukanlah mengumpulkan uang atau harta, tapi dengan membuat hubungan baik dengan setiap orang.

Source https://www.boombastis.com https://www.boombastis.com/falsafah-hidup-jawa/35183

Leave A Reply

Your email address will not be published.