Etika Jawa

0 98

Etika Jawa

Etika Jawa adalah suatu ajaran hidup yang umum dipakai atau berlaku di masyarakat Jawa, Indonesia. Etika Jawa adalah ilmu yang mempelajari tentang adat istiadat, pandangan hidup, nilai-nilai, filsafat yang berlangsung di masarakat Jawa. Etika Jawa, menurut Frans Magnis Suseno, seorang peneliti dan penulis budaya dan etika jawa, ialah panduan hidup yang berlandaskan moralhati nurani, dan olah rasa.

Ciri Etika Jawa dibanding ilmu etika lainnya terdapat pada penekanan dimensi keselarasan antara makrokosmos (manusia) dan mikrokosmos (keteraturan semesta). Dalam buku Etika JawaFrans Magnis Suseno menjelaskan bahwa orang Jawa tidak mengenal baik dan jahat, melainkan orang yang bertindak karena ketidaktahuan. Jadi, apabila orang bertindak merugikan orang lain, itu dianggap sebagai orang yang belum mengerti mana yang baik dan mana yang tidak baik.

Keselarasan dalam Etika Jawa

Etika Jawa menekankan keharmonisan, keselarasan pada setiap dimensi kehidupan, salah satunya dengan alam. Orang Jawa yang ideal adalah mereka yang melakukan kewajibannya terlebih dahulu daripada menuntut hak. Kerukunan pada orang Jawa mendahulukan kerukunan sosial daripada kerukunan pribadi, artinya semakin besar lingkup komunitasnya, semakin mengecil kepentingan kelompok kecil yang ada di dalamnya.

Kekuasaan dalam Etika Jawa

Etika Jawa menekankan sikap hormat terhadap apa saja karena segala yang ada di dunia adalah percikan zat ilahi. Sikap hormat semacam ini melampaui sikap hormat yang didasarkan pada hierarki jabatan dalam institusi-insitusi. Oleh karena itu, penghormatan kepada seorang raja pun sesungguhnya didasarkan pada keyakinan bahwa seorang raja merupakan wakil Tuhan untuk melangsungkan tatanan dunia sesuai kehendak ilahi, dan apabila seorang raja gagal melaksanakan mandat menyejahterakan rakyat karena lebih senang memenuhi nafsu-nafsu pribadi, maka ia akan kehilangan legitimasi kekuasaan dari rakyat.

Source https://id.wikipedia.org/wiki/Halaman_Utama https://id.wikipedia.org/wiki/Etika_Jawa
Comments
Loading...