Dzikir Saman Kesenian Tradisional Rakyat Banten

0 11

Dzikir Saman Kesenian Tradisional Rakyat Banten

Seni Saman disebut juga Dzikir Maulud yaitu kesenian tradisional rakyat Banten khususnya di Kabupaten Pandeglang yang menggunakan media gerak dan lagu (vokal) dan syair-syair yang dilantunkan mengagungkan Asma Allah dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW. berdasarkan literatur disebut Dzikir Saman karena berkaitan arti Saman yaitu Delapan dan dicetuskan pertama kali oleh Syech Saman dari Aceh.

Tari Saman berasal dari Kesultanan Banten yang dibawa para ulama pada abad 18 sebagai upacara keagamaan untuk memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada bulan Maulud, namun dalam perkembangan selanjutnya dapat pula dilakukan pada upacara selametan khitanan, pernikahan atau selametan rumah. pemain seni Dzikir Saman berjumlah antara 26 sampai dengan 46 orang. 2 sampai 4 orang sebagai vokalis yang membacakan syair-syair Kitab “Berjanji”, sementara 20 sampai 40 orang yang semuanya laki-laki mengimbangi lengkingan suara vokalis dengan saling bersahutan bersamaan (koor) sebagai alok. Pola permainan seni Dzikir Saman dilakukan sehari penuh dangan tiga Babakan, yaitu : Babakan Dzikir, Babakan Asroqol, dan Babakan Saman.

Source http://kebudayaankesenianindonesia.blogspot.com http://kebudayaankesenianindonesia.blogspot.com/2011/05/banten.html
Comments
Loading...