Diramekeun, Arak-arakan Dalam Adat Istiadat Pernikahan Di Pandeglang

0 65

Prosesi pernikahan dengan arak-arakan diiringi kesenian tradisional seperti terbang, dan gotongan yang membawa pelbagai hasil bumi. Saat ngarak atau pawai pengantin, sanak saudara dan tetangga ikut bersuka cita. Dan uniknya, jika mempelai lelaki tidak dijemput, kemungkinan besar mempelai lelaki sekeluraga tidak akan datang (menurut beberapa penuturan).

Begitu tiba di kediaman mempelai perempuan, prosesi Buka Pintu dilakukan dengan cara pintu ditutup oleh kain batik atau samping. Bahkan, seluruh dinding rumah ditutupi kain batik (hampir 50 kodi).

Belum selesai sampai di situ, pengantin perempuan satu minggu setelah resepsi pernikahan tidak boleh keluar. Sajen berupa menyan, kopi hitam, kopi susu, susu putih, susu coklat, teh manis, teh pait, dan air putih dalam kendi disimpan di tempat pangbeasan (sebuah gerabah tempat penyimpanan beras).

Juga seperangkat pakaian wanita seperti celana dalam, rok, bra, baju, dan kerudung disimpan di para (sebuah tempat bergantung tepat di atas perapian untuk memasak). Sebelum diramekun atau resepsi, dua hari sebelumnya kedua kelurga dilarang mandi dan membuang sampah.

Source https://merahputih.com https://merahputih.com/post/read/adat-pernikahan-pandeglang-yang-nyaris-punah
Comments
Loading...