Dasar Melakukan Slametan Kematian di Jawa

0 245

Dasar Melakukan Slametan Kematian di Jawa

Bagi orang yang sudah meninggal pasti dalam masyarakat Jawa melakukan Slametan.Pengertian dari slametan itu sendiri ialah Merupakan suatu ajaran yang ada di Jawa tujuannya ialah untuk menyelamatkan orang yang sudah meninggal dunia.Slametan ini menurut orang Jawa juga mendapat pengaruh ajaran Hindu dan Budha.Yang membedakan ialah doa yang di panjatkan.

Sehingga bagi masyarakat Jawa memandang dasar ataupun asal usul berasal dari budaya Islam.Mereka mengacu pada sejarah  yang ada di Jawa yang tidak terlepas dari peran para wali, yang terkenal dengan sebutan wali songo (wali sembilan).

Masyarakat Jawa di waktu ini pulau Jawa khususnya, yang memiliki sistem transportasi, komunikasi, dan pengembangan ilmu serta teknologi modern dan telah pula lama bersentuhan dan berinteraksi secara langsung dengan budaya-budaya global, masih melaksanakan, menghayati, dan bahkan mempertahankan berbagai tradisi lama yang nota bene sangat berbeda atau bahkan berlawanan dengan prinsip-prinsip moden dan modemisasi dalam hidup dan kehidupan.Tradisi Slametan ini berkaitan dengan orang yang meninggal.Hingga pada zaman sekarang tradisi Slametan ini masih di uri-uri atau di pelihara banyak  dari warga masyarakat yang ada di Jawa.

Tradisi yang satu ini sangat kental apalagi bila di pedesaan yang masih sangat kental tradisinya dan masih tradisional.Adapun urut-urutan di dalam suatu tradisi Slametan ini ialah :

Urutan selamatan kematian yang tergolong selalu dilaksanakan adalah sebagai berikut :
1.      Geblag atau selamatan setelah penguburan
2.      Nelung dina atau selamatan setelah tiga hari kematian
3.      Mitung dina atau selamatan setelah tujuh hari kematian
4.      Matangpuluh dina atau selamatan setelah 40 hari kematian
5.      Nyatus dina atau selamatan setelah 100 hari kematian
6.      Mendhak sepisan atau selamatan setelah satu tahun kematian
7.      Mendhak pindho atau selamatan setelah dua tahun kematian
8.      Nyewu atau selamatan sete1ah seribu hari kematian

 

Source Dasar Orang Melakukan Slametan Kematian Di Jawa wong jawa kudu njawani
Comments
Loading...