Cilacap Tempo Dulu dengan Gelar Budaya Cilacap

0 34

Sejumlah perempuan paruh baya dengan cekatan mengambil Alu, sejenis alat tumbuk tradisional Cilacap tempo dulu, dari dalam Lesung. Tak berapa lama, suara “Glothekan” pun terdengar. Lagu-lagu riang berirama ritmis pun terdengar diiringi bebunyian pukulan Alu dan Lesung. Ini lah seni Cokekan, Seni yang tak lepas dari daerah Cilacap yang merupakan daerah agraris. Lagu “Jaran Kepang”, “Kopat Kopet” dan “Dawet Ayu” dinyanyikan berurutan.

Pada masa lalu, Cokekan kerap bertalu di pedesaan sebagai pengingat agar petani tak bermalas-malasan. Cilacap tempo dulu, Cokekan kerap dimainkan pada masa panen, atau seusai panen, ketika para petani bergembira. Seni tradisional Cilacap yang nyaris punah itu ditampilkan dalam Gelar Budaya Cilacap (GBC) 2018, Sabtu dan Minggu, 5-6 Mei 2018. Selama dua hari, masyarakat disuguhi kesenian tradisional.

Sesuai temanya, “Rajutan Cilacap Masa Lalu dan Kini”, lewat festival ini, kesenian masa lalu Cilacap hingga kesenian yang lebih kekinian atau modern bertemu dalam sebuah rangkaian kegiatan. Untuk membaca Cilacap tempo dulu, tak sah rasanya jika tak mengenal artefak atau peninggalan-peninggalan budi daya masyarakat Cilacap di masa silam. Maka, pameran kepurbakalaan dan artefak kuno pun dipadukan dengan pameran lukisan.

Source https://www.liputan6.com https://www.liputan6.com/regional/read/3504802/menyingkap-cilacap-tempo-dulu-dengan-gelar-budaya-cilacap-2018https://www.liputan6.com/regional/read/3504802/menyingkap-cilacap-tempo-dulu-dengan-gelar-budaya-cilacap-2018
Comments
Loading...