“Cengklungan” Kesenian Temanggung Yang Sudah Mulai Dilupakan

0 107

Musik cengklungan merupakan musik tradisional yang berasal dari Temanggung, tepatnya berada di Desa Geblog, kurang lebih berjarak 15 Km dari kota Temanggung. Cengklungan sebenarnya bercerita tentang kehidupan petani. Setiap gerakannya menggambarkan tarian petani dalam mengolah tanah pertaniannya. Ada gerakan mencangkul, menanam padi, menyiangi padi, menghalau burung, menuai sampai menumbuk padi. Pada awalnya kesenian ini diciptakan dengan tidak sengaja. Bermula dari spontanitas para penggembala yang sedang menunggu ternaknya, mereka berkreasi memodifikasi payung kruduk dengan suket grinting dan bambu, ternyata tingkah polah mereka mampu mengeluarkan bunyi-bunyi yang harmonis ditambah nyanyian rakyat.

Cengklungan ini dibandingkan dengan kesenian-kesenian Jawa lain yang memang memiliki ciri yang hampir sama yaitu adanya sinden dan alat musik. Yang istimewa dari kesenian Cengklungan ini adalah alat musiknya, karena alat musik dari kesenian ini terdiri dari 4 payung keruduk dari clumpring bambu beserta dawainya dari suket grinting, keempat  payung keruduk ini mempunyai peran masing-masing, ada yang berfungsi sebagai Bass, Kendang Kethuk, Kenong, dan Siter, selain itu ditambahkan pula suling sebagai melodi. Syair-syair tembang yang dilantunkan berisi ungkapan rasa syukur terhadap Tuhan atas hasil pertanian yang melimpah.

Pelestarian Cengklungan Di Era Sekarang

Para seniman Cengklung sekarang berupaya untuk lebih memasyarakatkan seni tersebut baik di Temanggung maupun di luar kota. Tahap regenerasi pada kaum muda pun terus diupayakan demi kelangsungan hidup kesenian khas Temanggung ini. Namun demikian mereka kini dengan semangat dan tetap berharap mendapat dukungan dari Pemkab Temanggung serta masyarakat luas. Mereka juga berkeinginan untuk memiliki kostum tersendiri khas Cengklungan.

Salah satu upaya agar kesenian cengklungan ini lebih memasyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung mewajibkan di setiap kegiatan di daerah-daerahnya, menampilkan atraksi kesenian ini. Kegiatan ini membutuhkan partisipasi masyarakat pada umumnya dan instansi terkait pada khususnya. Tujuannya adalah untuk melestarikan kebudayaan asli Indonesia dan hal yang paling penting dari itu semua adalah agar kebudayaan asli Nusantara tercinta ini tidak hilang karena diklaim oleh negara lain. Nantinya kesenian cengklungan ini dapat bersaing dengan kesenian tradisional lain di Indonesia.

Source "Cengklungan" Kesenian Temanggung Yang Sudah Mulai Dilupakan "Cengklungan" Kesenian Temanggung Yang Sudah Mulai Dilupakan "Cengklungan" Kesenian Temanggung Yang Sudah Mulai Dilupakan
Comments
Loading...