Cara Bermain Tepak Seeng Kesenian dari Bogor

0 58

Kedua penantang mereka maju ke kalangan, memasang kuda-kada dan sebelum mereka beradu ketangkasan, terlebih dahulu mereka sambil memperlihatkan jurus-jurus silatnya. Setelah itu mereka beradu ketangkasan dengan cara saling pukul, saling tendang, dan masing-masing berusaha untuk menangkis dan menghindar setiap serangan lawan.

Jawara yang satu berusaha untuk mempertahankan seeng yang digendong dan Jawara yang satunya lagi berusaha untuk merebutnya. Pergulatan itu akan berakhir jika Jawara dari salah satu pihak yang berusahacalon pengantin wanita dapat merebut menyentuh seeng tersebut. dapat menyentuh seeng yang digendong di punggung salah seorang pesilat.


Jaika seeng telah dapat direbut atau ditepak, maka pergulatan dihentikan dan aAcara pun dilanjutkan dengan seserahan, yakni menyerahkan calon pengantin pria dan seluruh barang yang dibawaannya pihak calon pengantin pria kepada pihak calon pengantin wanita. Barang-barang yang dibawa antara lain berupa makanan yang ditandu dalam dongdang, alat-alat dapur, pakaian, kambing, kayu bakar, sirih-pinang, dan sebagainya. Setelah itu barulah akad nikah dilaksanakanmulai.  Setelah akad nikah selesaidilaksanakan, biasanya dilanjutkan dengan ngeuyeuk seureuh, dan sawer panganten, yang kemudian dilanjutkan dengan acara hiburan berupa tari-tarian Pencak Silat gaya aliran Cimande.

Source http://www.disparbud.jabarprov.go.id/wisata/ensiklo-det.php?id=32&lang=id http://www.disparbud.jabarprov.go.id
Comments
Loading...