Busana-busana Para Prajurit Keraton Yogyakarta

0 87

Busana-busana para prajurit keraton yogyakarta

Busana atau pakaian dengan berbagai simboliknya, mencerminkan norma-norma serta nilai-nilai budaya suatu suku bangsa. Demikian pula dengan suku bangsa Jawa, busana merupakan unsur kebudayaan yang sangat penting, seperti tercermin dalam ungkapan “ajining dhiri saka lathi, ajining raga saka busana, ajining awak saka tumindak”. Dari ungkapan tersebut tersirat bahwa unsur busana merupakan indikator martabat seseorang. Oleh karena itu, membahas masalah busana tidak mungkin terlepas dari masalah kebudayaan. Terdapat beberapa bagian/sektor prajurit dalam Kekratonan Yogyakarta. Secara umumnya, jenis busana ini cukup dikenali sebagai busana tradisional Jawa. Busana yang biasa digunakan antara lain:

Sabukwala Padintenan
Hiasan kepala: tlesepan (tusuk konde kanan).
Perlengkapan: kain batik tulis, kebaya, lonthong, kamus.
Perhiasan: subang, kalung, gelang.
Busana ini untuk para putri sehari-hari.

Kencongan
Hiasan kepala: sisir melengkung.
Perlengkapan: kain batik, surjan dari bahan sutera, lonthong, kamus.
Perhiasan: sangsangan tanggalan.
Busana ini untuk kakung

Ubet-Ubet
Hiasan kepala: ukel tekuk.
Perlengkapan: kain batik untuk nyamping, semekan batik, embong, kamus, gesper kupu dan samir.
Perhiasan: subang, cincin.
Busana ini untuk para bedaya.

Semekan Tritik
Ukel: tekuk, ceplok-jenthit.
Perlengkapan: kain batik tulis, seredan, semekan tritik, kacu, dan bros.
Perhiasan: subang.
Busana ini untuk seorang putri yang telah menikah dalam menghadiri upacara sederhana, misalnya tedhak siti, tingalan Dalem.
Semekanan Rasukan Blak-blakan

Penganthi Putri

Ukel: tekuk, tusuk kondhe dari emas permata.
Perlengkapan: kain batik tulis, semekan batik, kebaya pendek.
Perhiasan: subang, cincin.
Busana ini untuk seorang putri dewasa, belum menikah, dikenakan dalam upacara sederhana, misalnya tedhak siti, tingalan Dalem.

Busana ini ntu penganthi pengantin putri.
Ukel: tekuk, sisir, ceplok-jebehan.
Perlengkapan: kain cindhe, kain lerek untuk dodot, blenggen, udhet cindhe, slepe.
Perhiasan: subang, bros (sebuah).

Penganthi kakung
Ukel: tekuk dengan sisir, kuluk kanigara.
Perlengkapan: celana cindhe, sikepan, kampuh tanpa tengahan.
Busana ini untuk penganth kakung.Keparak

Busana ini untuk para abdi Dalem Keparak.
Ukel: tekuk.
Perlengkapan: kain batik latar putih, kain bajtik latar hitam, udhet warna merah, wedhung.
Perhiasan: subang.

Source http://mengenalbudayajawa.blogspot.co.id/ http://mengenalbudayajawa.blogspot.co.id/2014/09/busana-busana-para-prajurit-keraton-yogyakarta.html#more
Comments
Loading...