Budaya Lek-Lekan, Malam 1 Suro

0 38

Budaya Lek-Lekan

Budaya Lek-Lekan merupakan salah satu budaya yang berkembang di Kota Semarang, budaya Lek-Lekan apabila dilakukan menjelang peringatan hari kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus, tepatnya tanggal 16 Agustus malam hingga dini hari disertai dengan doa-doa untuk para pahlawan juga disebut sebagai Tirakatan. Budaya Lek-Lekan dilakukan pada malam kemerdekaan dan saat malam 1 Suro (Malam 1 Muharram dalam kalender Islam). Kegiatan saat Lek-Lekan juga disesuaikan dengan kondisi, contohnya:

  1. Dalam peringatan Hari Kemerdekaan dikenal juga sebagai Malam Tirakatan, maka acaranya adalah menyanyikan Lagu Indonesia Raya, mengheningkan cipta, semangat kebangsaan, dan sebagai ajang perekatan antar warga.
  2. Apabila dilakukan saat Malam 1 Suro, maka diisi dengn berbagai macam doa awal tahun, zikir malam, dilanjutkan dengan solat malam.
  3. Apabila dilakukan menjelang tanggal 10 Dzulhijjah (Hari Raya Kurban), maka diisi dengan penjagaan hewan kurban secara bergantian, zikir bersama, pembersihan tempat, dan sebagainya.

Budaya Lek-Lekan ini sangat melekat di setiap RT, sehingga apabila dilaksanakan agenda Lek-Lekan maka akan didukung oleh semua warga. Ada yang menyiapkan tempat, ada yang menyiapkan konsumsi, bahkan apabila ada yang sakit ada rumah warga yang terbuka untuk mengobati, budaya semacam ini bisa merekatkan warga dan warga satu sama lain bisa saling mengenal satu sama lain

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Budaya-Lek-Lekan-1/
Comments
Loading...