Buah “Delimo” dalam Pemakaian Batik Simbol Kemakmuran di Jawa

0 43

Buah “Delimo” dalam Batik Simbol Kemakmuran

Delima adalah salah satu buah yang namanya banyak disebut-sebut dalam berbagai mythology, kebudayaan, dan kepercayaan. Berasal dari negeri Iran, buah delima menyebar ke berbagai belahan dunia sejak berabad-abad yang lalu.

Dalam budaya Jawa, buah delima digunakan dalam acara “nujuh bulanan”, yaitu sebagai salah satu buah yang digunakan dalam rujak tujuh bulanan sebagai simbol kesuburan dan kesehatan calon bayi. Dalam khazanah batik Solo juga dikenal motif batik dengan nama “delimo”.

Motif delimo termasuk golongan batik geometris, dengan bentuk dasar berupa susunan pola-pola jajaran genjang, tetapi dengan bentukan yang berlekuk. Jika dilihat dengan seksama, bentukan jajaran genjang elips tersebut menyerupai bentuk buah delima sehingga motif ini kemudian diberi nama “delimo”. Isian ornamen utama dalam pola-pola delima tersebut menggunakan pola-pola dari batik “sida” – sepertinya batik motif delima ini merupakan perkembangan dari batik-batik “sida”.

Pemberian nama untuk batik motif delima ini kemudian juga mengacu dengan nama batik sida yang digunakannya.

  • “delimo mukti” – menggunakan ornamen pola batik sidomukti
  • “delimo asih” – menggunakan ornamen pola batik sidoasih
  • “delimo mulyo” – menggunakan ornamen pola batik sidomulyo
  • “delimo derajat” – menggunakan ornamen pola batik wirasat (yang merupakan pengembangan dari batik sidomulyo)

Batik delimo sendiri melambangkan harapan untuk mendapatkan kemakmuran yang berlimpah – layaknya ratusan biji-biji dalam buah delima. Dipadukan dengan pola-pola batik “sida” sebagai isian bentukan delimo. Agar pemakai batik tersebut mendapatkan doa yang disimbolkan dalam pola-pola “sida” (kemuliaan, keluhuran, dan sebagainya) secara berlimpah ruah.

Source https://kepulauanbatik.com/ https://kepulauanbatik.com/2016/03/08/buah-delimo-dalam-batik-simbol-kemakmuran/

Leave A Reply

Your email address will not be published.