Bentuk dan Makna Blangkon Solo

0 256

Bentuk dan Makna Blangkon Solo

Bagi orang Jawa, makna blangkon bukan sekedar sebagai penutup kepala. Blangkon memiliki filosofi, sekaligus merupakan simbol status bagi pemakainya. Dikarenakan pengaruh Belanda, masyarakat Solo lebih dulu mengenal cukur rambut. Bahkan mengenal jas bernama beskap, yang asal katanya sendiri adalah beschaafd (berkebudayaan/ civilized).

Blangkon gaya Surakarta tidak memiliki tonjolan di bagian belakang. Melainkan terjalin dengan mengikatkan dua pucuk helai kain di bagian kanan dan kiri. Makna blangkon dalam hal ini adalah sebagai simbol pertemuan antara jagad alit (mikrokosmos) dengan jagad gedhe (makrokosmos).

Blangkon mengisyaratkan jagad gedhe, sedangkan kepala yang ditumpanginya mengisyaratkan jagad alit. Sebab dalam peranan manusia sebagai khalifah, kita membutuhkan kekuatan Tuhan. Blangkon menyimbolkan kekuatan Tuhan yang diperlukan bila manusia ingin menjalankan tugasnya untuk mengurus alam semesta. Karena itulah, jaman dulu orang Jawa umum memakai blangkon. Sebab mereka sadar bahwa mereka bukan sekedar hamba Tuhan. Tetapi juga khalifah yang bertugas di bumi.

Source https://www.kompasiana.com/ https://www.kompasiana.com/dewisundari/591bec387fafbdc01ebc102e/makna-blangkon-bagi-orang-jawa
Comments
Loading...