Beduk Sangmagiri Cirebon, Alat Pukul yang Disukai Sunan Gunungjati

0 83

Beduk Sangmagiri Cirebon, Alat Pukul yang Disukai Sunan Gunungjati

Cirebon merupakan daerah di Pantura Jawa Barat yang kaya akan tradisi. Salah satunya adalah Dlugdag, tradisi memukul beduk pada satu hari sebelum Ramadan. Dlugdag adalah menabuh beduk bertalu-talu menjelang petang. Disaksikan warga sekitar di area Langgar Agung Keraton Kasepuhan Cirebon.

Setelah salat asar, Sultan Keraton Kasepuhan Cirebon PRA Arief Natadiningrat memulai tradisi dlugdag. Dlugdag ditabuh merupakan tanda-tanda sudah masuk bulan suci Ramadan. Di tengah berkembangnya alat komunikasi, beduk masih menjadi salah satu alat tradisional yang bermanfaat untuk warga sekitar.

Pada masa Sunan Gunungjati, beduk digunakan sebagai alat komunikasi warga. Baik untuk kegiatan kemasyarakatan hingga menandakan waktu salat dalam Islam. Bahkan, beduk yang diberi nama Sangmagiri tersebut sudah ada sebelum Islam masuk.

Beduk ini dimanfaatkan Wali Sanga untuk menyebarkan Islam juga termasuk salah satunya tanda memasuki bulan suci. Dalam tradisi dlugdag, tabuhan suara beduk mulai dengan kecepatan lambat hingga cepat. Makna dari tabuhan tersebut agar setiap manusia harus mengikuti proses dalam mencapai sesuatu. Dalam kehidupan sebaiknya diawali dengan perlahan dulu jika sudah menemukan alurnya maka bisa bergerak cepat.

Genderang Perang

Umumnya, Beduk Sangmagiri dibunyikan sebagai tanda dari berbagai rangkaian kegiatan besar di Keraton Kasepuhan Cirebon. Beduk menjadi salah satu alat yang dipakai dalam pementasan wayang kulit. Berpadu dengan gamelan, beduk dipukul sebagai tanda memasuki genderang perang dalam setiap cerita wayang kulit.

Beduk yang berusia 500 tahun ini masih awet dan tegak berdiri dengan penyangga dan kentrongan. Beduk Sangmagiri tersebut terbuat dari kulit kerbau atau sapi. Penggunaan beduk merupakan kebanggaan masyarakat Cirebon pada masa Sunan Gunung jati.

Source https://www.liputan6.com/ https://www.liputan6.com/regional/read/3527888/beduk-sangmagiri-cirebon-alat-pukul-yang-disukai-sunan-gunungjati?source=search
Comments
Loading...