Bakdo Gecil (Gecilan), Tradisi Lebaran Bayi yg Sudah Meninggal

0 13

Bakdo Gecil (Gecilan)

Konon, lebaran dirayakan untuk anak yang sudah meninggal juga bagi bayi-bayi yang meninggal sebelum sempat dilahirkan (keguguran). Dirayakan lima hari setelah Idulfitri. Tradisi ini masih dilakukan sampai sekarang, di daerah Surakarta dan sekitarnya.
Bagi para orang tua yang anaknya meninggal pada malam bakdo gecil atau disebut juga lebaran ketupat, mereka membuat sesaji ysng di gantung menggunakan lidi dari janur sisa membuat ketupat.
Adapun makanan yang dijadikan sesaji biasanya ketupat, buah, kue surabi, lepet, tapak belo (lopis), juga makanan yang biasa disukai anak-anak. Mereka membuat tusukan makanan sesuai jumlah anak (keluarga) yang meninggal saat masih kecil.
Selain sesaji yang berupa makanan yang di tusuk di lidi janur, para orang tua juga membuat pancen (sesaji) di tampah kecil atau nampan berupa nasi beserta sayur dan lauk pauk, makanan (jajanan) juga buah-buahan, tidak lupa doa dipanjadkan untuk arwah anak mereka yang sudah meninggal dunia. Esok harinya makanan di hidangkan buat dinikmati bersama. Nilai-nilai yang bisa di ambil, bahwa kasih sayang orng tua tdk akan terputus meskipun anak-anak mereka sudah tiada, bukan berarti anak mereka dilupakan. Para anak tetap senantiasa diingat dan didoakan.
Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Bakdo-Gecil-Gecilan/
Comments
Loading...