Bahasa Ngoko di Jawa

0 275

Bahasa Ngoko di Jawa

 Ngoko adalah salah satu tingkatan bahasa dalam Bahasa Jawa. Bahasa ini paling umum dipakai di kalangan orang Jawa.Pemakaiannya dihindari untuk berbicara dengan orang yang dihormati atau orang yang lebih tua.Biasanya bahasa Ngoko ini bila tidak harus hanya di gunakan dengan  yang seumuran misalnya dengan teman bermain ataupun dengan orang yang umurnya berada di bawah kita.Bila di atas kita biasanya sudah menggunakan ngoko yang alus sebagai bentuk penghormatan.

Tingkat tutur ngoko yaitu ungah ungguh bahasa jawa yang berintikan leksikon ngoko. Ciri-ciri katanya terdapat afiks di-,-e dan –ake. Bahasa ngoko sangat sering di gunakan juga dengan orang yang sudah akrab. dan oleh mereka yang merasa dirinya lebih tinggi status sosialnya daripada lawan bicara (mitra wicara). Ragam ngoko mempunyai dua bentuk varian, yaitu:

-Ngoko lugu

-Ngoko alus

Adapun maksud dari  ngoko lugu adalah bentuk unggah-ungguh bahasa Jawa yang semua kosakatanya berbentuk ngoko dan netral (leksikon ngoko dan netral) tanpa terselip leksikon krama, krama inggil, atau krama andhap, baik untuk persona pertama , persona kedua, persona kedua , maupun kedua, maupun untuk persona ketiga.

Adapun sebagai contok penggunaan bahasanya dalam kalimat ialah Contohnya :

  1. yen mung kaya ngono wae, aku mesthi ya iso! “Jika Cuma seperti itu saja, saya pasti juga bisa!”
  2. Yen mung kaya ngono wae, kowe mesthi ya iso! “Jika Cuma seperti itu saja, kamu pasti juga bisa!”
  3. Yen mung kaya mengono wae, dheweke ya iso! “Jika Cuma seperti itu saja, dia pasti juga bisa
Source Bahasa Ngoko Di Jawa wikipedia
Comments
Loading...