Bagian Halaman Kedua Kompleks dalam Keraton Kasepuhan Cirebon

0 161

Bagian Halaman Kedua Kompleks dalam Keraton Kasepuhan Cirebon

Penjelasan rumah Adat Kasepuhan yang berasal dari provinsi Jawa Barat. Rumah adat Kasepuhan disebut juga dengna Keraton Kasepuhan. Didirikan oleh Pangeran Cakrabuana sekitar tahun 1529. Beliau merupakan putra Prabu Siliwangi dari Kerajaan Padjajaran. Keraton ini merupakan perluasan dari Keraton Pakungwati, yang merupakan keraton yang telah ada sebelumnya.

Halaman kedua

Halaman ini dibatasi dengan tembok bata. Pada pagar bagian Utara terdapat dua gerbang, yaitu Regol Pengada dan gapura lonceng. Regol Pengada merupakan pintu gerbang masuk halaman ketiga dan berbentuk paduraksa. Gapura Lonceng terdapat di sebelah Timur Gerbang Pangada.

Halaman Pengada

Halaman Pengada berfungsi untuk memarkirkan kendaraan atau menambatkan kuda. Di halaman ini dahulu ada sumur untuk memberi minum kuda.

Halaman kompleks Langgar Agung

Merupakan halaman di mana terdapat bangunan kompleks Langgar Agung. Bangunan Langgar Agung menghadap ke arah Timur. Langgar ini berfungsi sebagai tempat ibadah kerabat keraton. Bangunan Langgar Agung dilengkapi pula dengan Pos Bedug Somogiri. Bangunan yang menghadap ke Timur ini berdenah bujursangkar berukuran 4 x 4 m yang di dalamnya terdapat bedug (tambur). Bangunan ini tanpa dinding dan atap berbentuk limas, penutup atap didukung 4 tiang utama dan 5 tiang pendukung.

Source http://dunia-kesenian.blogspot.com/ http://dunia-kesenian.blogspot.com/2014/10/rumah-adat-kasepuhan-dari-provinsi-jabar.html
Comments
Loading...