Badomba: Permainan Tradisional dari Betawi

0 106

Satu permainan tradisional yang mengandung unsur ghaib, seperti halnya permainan Jaelangkung yang juga akan diterangkan berikut. Permainan Badomba memerlukan pawang dan seorang anak yang berfungsi sebagai “domba”. Cara bermain: Pawang duduk di tempat yang agak tinggi, “domba” ngedeprok di tanah sambil bersandar pada pawang. Pawang menjepit leher “domba” sehingga kepala “domba” menyembul di antara paha pawang. Pawang meletakkan kedua telapak tangannya di kepala “domba” seraya menggoyang-goyang kepala itu. Anak-anak beramai-ramai menyanyikan syair/mantra berulang-ulang sehingga “domba” bangkit dan mengamuk. Dengan menyebutkan kalimat: Badomba-domba/Kecetol bo’ol.

Setelah “domba” mengamuk, maka anak-anak memberikan perintah apa saja kepada domba, domba akan memperturutkannya. Misalnya: “Domba, kawin, domba”, maka “domba” akan menirukan gerak sanggama. “Domba” berhenti mengamuk bila pawang memanggil nama aslinya. Dengan mangatakan: Ja’elangkung/ Ja’elangkung. Ja’elangkung, atau jelangkung, adalah orang-orangan yang terbuat dari gayung dan diberi busana. Tangan jaelangkung yang terbuat dari bambu ujungnya diikatkan kapur, pawang memegang papan untuk sarana tulis jaelangkung. Jelangkung adalah medium untuk memangil setan. Cara memanggilnya adalah dengan membaca mantra berikut: Jaelangkung, jaelangsi/Coba dateng ke sini. Jika jaelangkung sudah kemasukan roh gentayangan, maka “tangan” nya bergerak-gerak. Maka terjadi dialog antara anak-anak dan jaelangkung. Jelangkung menjawab dengan menulis pada papan.

Source https://jakarta.go.id/artikel/konten/2565/badomba jakarta.go.id
Comments
Loading...