Badawang, Salah Satu Ikon Tradisi Masyarakat Sunda Dengan Gambaran Totemistik

0 113

Badawang dikenal dengan sebutan Memeniran diambil dari bahasa Belanda, yaitu ‘meneer’ yang artinya ‘tuan’. Mereka memberi nama demikian karena bentuk Badawang yang besar dan tinggi seperti orang barat atau orang Belanda. Badawang terbuat dari ijuk yang dibentuk menyerupai tubuh manusia dengan bambu yang dianyam sebagai kerangkanya. Badawang mempunyai ukuran tinggi antara 1,7 m – 2 m dengan lebar kurang lebih 3x ukuran lebar badan manusia. Bobotnya berkisar antara 35 kg-50  kg. Di dalam kerangka orang-orangan ini terdapat rongga yang dapat dimasuki orang yang akan membawanya berjalan berpawai dan menggerakannya menari-nari. Badawang merupakan tradisi masyarakat Sunda di Jawa Barat dan sangat mirip dengan kesenian Ondel-ondel Betawi dari Jakarta dan Barong Landung dari Bali. Tradisi orang-orangan ini sudah memiliki sejarah yang lama, peniruan makhluk hidup sebagai bagian dari tradisi mistis totemistik yang berasal dari sistem kepercayaan asli Indonesia.

Badawang Di Era Sekarang

Meski pada akhirnya, bentuknya sudah banyak mengalami perubahan namun tetap saja aura mistisisme tak serta-merta hilang begitu saja. Badawang biasanya ditampilkan pada saat agustusan, hari- hari besar, penyambutan pejabat dll. Di Kabupaten Bandung Barat dan Kabupaten Bandung khususnya badawang diambil dari profil dari para pewayangan seperti Semar, cepot, dawala, gareng ditambah tokoh- tokoh bangsawan jaman dahulu tokoh asing dan tokoh para pejuang tempo dulu.

Musik pengiring untuk Kesenian badawang biasanya mempergunakan jenis musik yang mudah dibawa seperti kesdang, goong, bedug, terompet, dog-dog. Seperti daerah Cileunyi alat musik pengiringnya mengambil dari iringan pencak silat yaitu padungdung, golempang, jenis lagunya terkadang mengambil lagu- lagu kliningan, dangdut. Di daerah Rancaekek badawang biasanya ditampilkan dengan Benjang yang dilengkapi oleh heleran (kesenian yang dipakai untuk arak-arakan) kostum pemusik ada yang mempergunakan kostum pencak silat dll.

Badawang tidak terdapat di semua wilayah sunda, Kesenian tradisional Badawang  ini berada di Desa Pasirwaru Kec. Balubur Limbangan, Garut, Jawa Barat. Keberadaannya Badawang sudah cukup lama, yaitu sejak dalam masa penjajahan belanda. Kesenian ini menjadi hiburan rakyat yang menyenangkan. Selain dapat menghibur Kesenian ini memberikan pesan moral yang mendalam, yaitu mengajarkan kepada masyarakat untuk senantiasa selalu bersatu dan bergotong royong. Hal ini terbukti dari cara pementasannya yang diarak-arak oleh masyarakat mengelilingi kampung dengan diiringi alunan musik khas sunda dengan menabuh gong, terompet, dan calung mampu membina persatuan masyarakat serta mampu melestarikan Kesenian tradisional sunda.

Source Badawang, Salah Satu Ikon Tradisi Masyarakat Sunda Dengan Gambaran Totemistik Badawang, Salah Satu Ikon Tradisi Masyarakat Sunda Dengan Gambaran Totemistik Badawang, Salah Satu Ikon Tradisi Masyarakat Sunda Dengan Gambaran Totemistik
Comments
Loading...