Asal Usul Wonosobo

0 122

Asal Usul Wonosobo

Wonosobo berasal dari bahasa sansekerta “WAUNA” dan “SEBA”. WAUNA yang artinya sebuah tempat /Dusun/Desa yang derajatnya lebih tinggi dari pada SIMA, dan Sima sendiri merupakan dataran tertinggi sebauh Desa, kalau sekarang sebuah Kabupaten. Serba adalah tempat bertemunya para pandita.

Pada zaman dulu Dieng merupakan tempat bertemunya para pandita dari berbagai penjuru Dunia melalui pantai utara Pulau Jawa, kapal yang ditumpangi oleh para pandita merapat melalui dermaga di wilayah Kabupeten Batang, lalu menuju ke Dieng. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya peninggalan purbakala antara lain: Anda Budha, Candi-candi, tingkat bawanda dan barang-barang perhiasan dari emas. Dr. Kusnin, seorang ahli arkeologi, menuturkan bahwa Dieng merupakan pusat kebudayaan Hindhu tertua yang perlu sekali dilestarikan.

Permulaan sejarah Wonosobo ditengarai dengan datangnya 3 tokoh pada abad ke 17, yaitu Kyai Kolodete, Kyai Walik, Kyai Karim. Ketiganya datang ke Wonosobo dengan sanak keluarganya. Sesaat itu kondisi Wonosobo masih merupakan hamparan hutan belantara yang amat menakutkan, 2 gunung pengayom mengawasi dari timur, gunung sumbing dan Gunung sindoro, singkat kata jarang orang berani mengarungi hutan kawasan Wonosobo, bebasan “ SATO MARA KEPLAYU, JANMA MARA JATI”.

Tiga tokoh di atas diyakini keberaniannya telah berhasil mendirikan kota Wonosobo dengan peran masing-masing. Kyai Walik sebagai tokoh perancang kota, Kyai Karim sebagai tokoh yang mampu meletakkan sendi-sendi dasar pemerintahan, sementara itu Kyai Kolodete memang tidak begitu jelas peranannya. Namun Kyai Kolodete dikenal sebagai penguasa di daerah dataran tinggi Dieng. Tonggak sejarah Kabupaten Wonosobo dimulai dengan pemerintahan yang dipimpin oleh Raden Muh. Ngarpah sebagai Bupati pertama dengan gelar Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Setjanegara, sekarang digunakan untuk nama Rumah Sakit Umum Wonosobo.

Penetapan Hari Jadi Wonosobo

Memepertimbangkan bahwa Hari Jadi pada hakekatnya merupakan awal dari pada sejarah suatu bangsa/Negara dan sejarah itu sendiri merupakan guru abadi bagi suatu Bangsa/Negara/Daerah yang sedang membangun. Di samping itu dengan ditetapkannya Hari Jadi Kabupaten Wonosobo maka diharapkan semangat membangun darahnya dalam rangkaian satu kesatuan dengan pembangunan Negara Republik Indonesia. Berdasarkan hasil penelitian dari fakultas Sastra Indonesia UGM Yogyakarta yang dipimpin oleh Dr. Joko Surya serta hasil seminar tahun 1994 yang diikuti oleh para ahli yang terkait dan para tokoh masyarakat Wonosobo, Hari Jadi Wonosobo ditetapkan tanggal 24 Juli tahun 1825 merupakan hari jadi Wonosobo.

Source http://www.kabar.tintaguru.com http://www.kabar.tintaguru.com/2013/06/asal-usul-wonosobo.html
Comments
Loading...