Asal Usul Roncean Usus-Usus Untuk Pernikahan

0 43

Asal Usul Roncean Usus-Usus Untuk Pernikahan

Ronce melati nyatanya tidak hanya digunakan sebagai pemanis semata dalam tradisi pernikahan. Lebih dari itu, bunga nasional beraroma semerbak ini juga menyimpan makna dan sejarah. Tak ayal, bila melati putih (Jasminum sambac) menjadi “bunga wajib” yang seringkali digunakan di beberapa daerah Nusantara.

Konon, pemakaian roncean usus-usus merujuk pada bentuknya yang menyerupai usus dan dikaitkan dengan legenda Haryo Penangsang. Sosok ksatria sejati dan pantang menyerah dalam legenda Haryo Penangsang inilah yang dianggap asal mula pemakaian ronce melati pada keris pengantin pria dalam tradisi Jawa.

Alkisah pada masa Kesultanan Demak abad ke-XVII, Haryo Penangsang kalah bertarung dengan Sutawijaya hingga perutnya tertusuk tombak dan ususnya terburai. Pantang menyerah, ia malah melingkarkan ususnya yang terburai ke dalam warangka (sarung keris) yang terselip di pinggangnya. Haryo Penangsang yang ingin menyerang lawannya kembali tanpa sadar mencabut keris yang ada lilitan ususnya. Namun nahas, ia justru tewas terbunuh oleh kerisnya sendiri.

Pemakaian melati dalam acara pernikahan juga tak bisa terlepas dari makna dibalik bunga ini sendiri. Melati dianggap bunga yang melambangkan kesucian, keanggunan, dan ketulusan. Selain itu, kendati bunga melati berukuran kecil, namun aroma wanginya amat semerbak. Ciri khas ini pula membuat bunga melati melambangkan keindahan dalam kesederhanaan dan kerendahan hati.

Source http://mahligai-indonesia.com/ http://mahligai-indonesia.com/pernikahan-nusantara/makna-dan-sejarah-ronce-melati-2799
Comments
Loading...