Asal Usul Penamaan Candi Badut

0 92

Asal Usul Penamaan Candi Badut

Berjalan-jalan menuju daerah Karang Besuki, Kecamatan Dau, kabupaten Malang, kamu akan bertemu dengan candi Badut yang diperkirakan sebagai candi tertua di Jawa Timur.

Pada umumnya candi-candi di Jawa mengikuti nama tempat di mana candi tersebut berada. Candi badut sendiri terletak di di sebuah dusun yang dinamakan dengan dusun Badut. Berdasarkan data yang ada, ternyata penamaan candi Badut memiliki versi yang berbeda. Hingga kini setidaknya ada tiga versi cerita yang mengisahkan.

Berasal dari nama sebuah pohon

Berdasarkan penuturan Jayadi, di wilayah candi Badut terdapat banyak sekali pohon badut (sejenis pohon nangka), sehingga dusun tersebut dinamakan dusun Badut.

Dengan begitu, dapat dikatakan bahwa penamaan “Badut” untuk candi ini didasarkan pada nama sebuah pohon yang banyak tumbuh di dusun tempat candi Badut dibangun.

Nama kecil Raja Gajayana

Berdasarkan cerita yang lain, nama candi diambil dari nama kecil Raja Gajayana, pendiri candi Badut. Pada saat kecil Raja Gajayana memiliki nama Liswa. Liswa merupakan istilah yang berarti anak komedi (jenaka) dan orang Jawa menyebut istilah tersebut sebagai badut.

Karena yang membangun candi Badut adalah Raja yang memiliki kegemaran ngebadut (melucu), akhirnya candi ini berikan nama sesuai dengan karakter Sang Raja tersebut.

Nama Rsy Agastya

Versi cerita ketiga mengatakan bahwa nama candi Badut diambil dari perbandingan penamaan Candi Mendut. Badut berasal dari kata Badyut yang berarti cahaya bintang Agastya.

Kata “Ba” berarti bintang Agastya, sedangkan “Dyut” berarti cahaya atau sinar. Kata “Mendut” yang diambil sebagai perbandingan kata “Men” yang berarti sorot dan “Dyut” berarti cahaya. Sehingga mendyut berarti sorot cahaya Agastya.

Source Asal Usul Penamaan Candi Badut merdeka.com
Comments
Loading...