Larangan Memakai Baju Hijau Bila Pergi Kepantai Selatan

0 307

Larangan Memakai Baju Hijau Bila Pergi Kepantai Selatan

Pemikiran orang Jawa sangat beragam yang juga berasal dari berbagai sumber,misalnya di Pantai Parangtritis dan Parangkusumo, di pantai ini adanya larangan bahwa wisatawan tidak boleh pakai baju hijau saat berada di sana.

Informasi yang berkembang bahwa setiap orang yang melanggar, dia yang akan digulung ombak, masuk ke lautan, samudera selatan, dan meninggal dunia. Mitos itu beredar kuat di kalangan masyarakat Yogyakarta dan wisatawan yang berkunjung di sana.Orang Jawa berfikir hal itu disebabkan Ratu Pantai Selatan atau Nyi Roro Kidul adalah penguasa gaib di samudera selatan biasa memakai baju hijau. Dengan latarbelakang hal itu  pengunjung dilarang menggunakan baju berwarna hijau saat berada di Pantai Parang Tritis atau Parang Kusumo.

Asal-usul larangan memakai baju hijau
Asal muasal adanya larangan memakai baju hijau saat berada di pantai selatan bermula ketika Panembahan Senopati, pendiri Kerajaan Mataram ingin mencari kekuatan gaib.

Panembahan Senopati yang bernama Raden Danang Sutawijaya mencari petunjuk untuk bisa mengalahkan Kerajaan Pajang yang dipimpin Joko Tingkir, sekaligus ingin memperluas kekuasaan Mataram. Sehingga orang tersebut melakukan semedi di pantai tersebut.

Sutowijoyo kemudian ditemui Ratu Laut Selatan dengan berwujud seorang putri yang sangat cantik jelita, lengkap dengan pakaian berwarna hijau. Ratu di pantai tersebut selalu memakai baju hijau bila menemui Pantembahan Senopati sosok itu ialah  Nyi Roro Kidul .

Diantara keduanya melakukan suatu perjanjian  di mana Panembahan Senopati harus menikah dengan Ratu laut Selatan bila ingin kekuasaannya langgeng, makmur, selamat, dan digdaya. Ikatan janji itu ternyata tidak hanya berlaku untuk Sutawijaya, tetapi  juga berlaku bagi keturunannya ialah anak-cucu, keturunan, dan raja-raja penerusnya.

Dengan latarbelakang baju  Nyi Roro Kidul selalu mengenakan pakaian berwarna hijau, akhirnya Panembahan Senopati membuat pengumuman kepada rakyat Mataram (sekarang Yogyakarta dan Surakarta / Solo) untuk tidak memakai baju hijau saat berada di pantai selatan, seperti Parangtritis, Parangkusumo, dan  pantai lainnya.

Berawal dari larangan Raja pendiri Kerajaan Mataram pertama itulah yang sampai sekarang ini dipegang teguh oleh masyarakat. Sehingga hal tersebut hingga sampai saat ini berkembang di kalangan masyarakat.

Source Asal Usul Larangan Memakai Baju Hijau Bila Pergi Kepantai Selatan berberita.com
Comments
Loading...