budayajawa.id

Asal Usul Bendungan Pintu Air Sepuluh Kota Tangerang

0 33

Bendungan Pintu Air Sepuluh Tangerang adalah nama populer Bendungan Pasar Baru Irigasi Cisadane atau Bendungan Sangego yang terletak di Kelurahan Koang Jaya, Kecamatan Karawaci, Tangerang. Untuk mencapainya Anda bisa melewati jembatan yang melintang di atas Sungai Cisadane, dan belok kanan. Bendungan ada di pojok kanan jalan yang berkelok ke arah kiri.

Bendungan ini di bangun tahun 1928 dan mulai di oprasikan tahun 1928 dan mulai di oprasikan tahun 1932 di masa penjajahan Belanda. Bendungan tersebut mamapu mengairi +/-1.500 Ha sawah yang berada daerah kota dan kabupaten tangerang. Bendungan ini lebih di kenal dengan sebutan “bendungan pinta air sepuluh”atau”sangego”.
Sungai Cisadane adalah salah satu sungai utama yang mengalir melewati Provinsi Banten dan Provinsi Jawa Barat. Sungai itu merentang sepanjang sekitar 80 Km. Sumber air Sungai Cisadane berawal dari Gunung Salak – Pangrango di Kabupaten Bogor, dan mengalir sampai ke muaranya yang ada di Laut Jawa.
Sesuai dengan nama julukan populernya, Bendungan Pintu Air Sepuluh Tangerang memiliki sepuluh buah pintu air yang lebarnya masing-masing sepuluh meter. Konon pemerintah Belanda sampai perlu mendatangkan para pekerja yang berasal dari kota Cirebon ketika membangun bendung ini. Bisa jadi karena di saat yang bersamaan ada banyak proyek yang sedang dikerjakan, sehingga jumlah tenaga kerja yang ada di sekitar lokasi sudah tidak lagi mencukupi kebutuhan.
Fungsi bangunan sebagai bendungan maka inti bangunan adalah untuk mengatur aliran air di sungai cisadane. Bangunannya terdapat 10 pintu air dari besi 11 tiang penopangnya, konstruksi terbuat dari beton bertulang, pada sisi utara dan selatan bangunan terdapat rel lori yang digunakan untuk mendistribusikan pintu air pengganti jika ada pintu air yang rusak.
Source http://tangerangarea.blogspot.co.id http://tangerangarea.blogspot.co.id/2016/03/asal-usul-bendungan-pintu-air-sepuluh.html
Comments
Loading...