Asal Mula Sungai Bengawan Solo

0 216

Asal Mula Sungai Bengawan Solo

Kemasyuran dari sungai terbesar yang telah membelah Kota Solo tersebut semakin dikenal dari lagu Bengawan Solo karya maestro keroncong Gesang. Namun siapa yang menyangka jika ternyata dulu nama sungai kebanggaan masyarakat Solo dan sekitarnya ini, dahulu memiliki nama Bengawan Beton, bukan lah Bengawan Solo.

Menurut buku Babad Sala yang ditulis oleh RM Sajid, koleksi Reksopustaka Istana Mangkunegaran, pada zaman Mataram dulu, terdapat sebuah dusun yang bernama dusun Nusupan. Dusun ini terletak di sebelah tenggara Desa Sala, wilayah yang kemudian telah menjadi tempat perpindahan dari Keraton Kartasura. Ada sebuah sungai besar yang dulu dinamakan sebagai Bengawan Beton yang membelah wilayah dusun itu menjadi dua bagian.

Keberadaan dari sungai Bengawan Beton ini menjadi salah satu pembatas Dusun Sala. Dusun Sala ini dibatasi oleh sungai dan bengawan. Di sebelah utara nya dibatasi oleh Kali Pepe, di sebelah timur nya dibatasi oleh Bengawan Beton sampai ke Dusun Nusupan. Sebelah selatannya dibatasi oleh Kali Wingka. Bengawan Beton yang terletak di Dusun Nusupan tersebut menjadi bandar pelabuhan terbesar bagi para saudagar dan nakhoda yang melakukan pelayaran ke Gresik dan Surabaya. Mereka melakukan perjalanan pulang pergi melewati Sungai Bengawan Beton tersebut. Pada zaman Mataram, Dusun Nusupan terus berkembang dan semakin ramai pedagang. Para saudagar dari Kotagede di Mataram jika ingin pergi ke Gresik selalu melewati Dusun Nusupan.

Dalam buku Babad Sala ini juga disebutkan, Kiai Gedhe Sala, bebekel atau tetua dari dusun tersebut memiliki kewenangan untuk menarik pajak di bandar pelabuhan kepada para saudagar yang selalu melakukan perdagangan di tempat itu. Juga dijelaskan, jika bandar tersebut semakin lama semakin maju. Para pedagang semakin ramai melakukan transaksi jual beli di dusun tersebut. Bahkan banyak juga di antara para pedagang yang memiliki dan mendirikan rumah di tempat tersebut.

Setelah banyak dikenal oleh wilayah lain, nama Sungai Bengawan Beton kemudian berganti nama, diganti menjadi namanya Kiai Gedhe Sala bebekel di tempat tersebut sehingga kemudian Sungai ini bernama Sungai Bengawan Sala. Selain dari nama Bengawan Beton ternyata masyarakat dulu juga menyebutnya sebagai Benawi Sangkrah atau Bengawan Sangkrah.

Source Asal Mula Sungai Bengawan Solo Juragan Mumut

Leave A Reply

Your email address will not be published.