Aroan Balang, Permainan Tradisional Anak-anak di Kabupaten Pandeglang

0 236

Aroan Balang, Permainan Tradisional Anak-anak di Kabupaten Pandeglang

Aroan Balang merupakan salah satu dari sekian banyak jenis permainan tradisional anak-anak yang ada di Kabupaten Pandeglang. Tepatnya di Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang. Permainan ini terdiri dari dua kata yaitu “aroan” dan “balang”. Aroan atau aaroan adalah nama jenis permainan seperti kucing-kucingan, sementara “balang” adalah lempar.

Dengan demikian, aroan balang adalah permainan kucing-kucingan disertai dengan lemparan (bola). Sama halnya dengan permainan lainnya bahwa aroan balang juga tidak diketahui sejak kapan ada dan dimainkan oleh anak-anak desa cilentung. Yang pasti bahwa permainan ini cukup mengasyikan karena antara ketangkasan dan kegembiraan bercampur sehingga mewujudkan sebuah permainan tradisional yang cukup meriah.

Bahan yang diperlukan dalam permainan ini sangat sederhana yaitu tumpukan pecahan genting, dan sebuah bola sebesar genggaman tangan anak-anak yang terbuat dari campuran kertas, plastik yang diikat dengan karet gelang atau tali rapia. Untuk bidang permainan, jenis permainan ini memerlukan sebidang tanah yang cukup luas.

Awal permainan adalah dua regu masing-masing berjumlah 6 orang melakukan suit atau suten untuk menentukan siapa yang jaga. Setelah ditentukan, perwakilan grup lawan berperan sebagai pelempar bola sementara perwakilan grup jaga berperan sebagai pengambil bola. Bola dilempar ke tumpukan genting dan usahakan mengenai dan menjatuhkan genting. Apabila tiga kali lemparan tidak menjatuhkan genting maka dilakukan pergantian antara grup penjaga dan grup lawan.

Setelah genting berserakan terkena lemparan bola maka perwakilan grup jaga merapikan genting yang berserakan tersebut lalu mengambil bola kemudian memberikan pada kawannya untuk kemudian kawannya tersebut mengarahkan bola pada lawan untuk dilempar sampai terkena bola. Apabila dirasa terlalu jauh maka bola tersebut dilempar pada kawannya untuk mencari lawan yang sekirannya mudah untuk dikenai bola. Grup lawan selain berusaha menghindar daris serangan bola juga berusaha untuk menjatuhkan tumpukan genting tersebut dengan kakinya. Apabila tumpukan genting tersebut berhasil dijatuhkan maka kemenangan berada pada grup lawan dan permainan dimulai lagi dari awal. Skor 0 – 1 untuk grup lawan.

Permainan yang memerlukan ketangkasan dan agak memerlukan tenaga yang besar menjadi pertimbangan untuk dimainkan oleh anak- laki-laki. Anak perempuan sangat jarang memainkan permainan ini. Dua grup untuk memainkan aroan balang rata-rata berusia SD sampai dengan SMP. Mereka melakukan permainan ini dikala senggang terutama pada sora hari dikala libur sekolah.

Source https://kebudayaan.kemdikbud.go.id https://kebudayaan.kemdikbud.go.id/bpnbjabar/2018/03/16/aroan-balang-permainan-tradisional-anak-anak-di-kabupaten-pandeglang/
Comments
Loading...