Animisme dan Dinamisme dalam Budaya Jawa

0 188

Animisme dan Dinamisme dalam Budaya Jawa

Budaya Jawa merupakan salah satu kekayaan kebudayaan Indonsesia yang telah mengakar jauh ke masa lalu, yang sampai saat ini sudah banyak mengalami pertumbuhan dan perkembangan. Budaya-budaya dari luar yang dulunya hanya bersanding dan tidak dapat menyatu dengan budaya Jawa, karena pada saat itu Jawa sedang mencapai masa kejayaannya. Namun setelah itu, ada masa dimana banyak terjadi interelasi antara budaya luar dengan budaya-budaya Jawa. Diantaranya adalah interelasi animisme-dinamisme, interelasi Hindu-Budha, interelasi sastra, interelasi penanggalan Jawa, interelasi pendidikan, interelasi politik dan masih banyak lagi. Interelasi tersebut sudah sangat erat hubungannya sehingga sulit untuk dipisah dan dibedakan. Pada makalah ini hanya berkonsentrasi pada pembahasan interelasi animisme-dinamisme dalam budaya Jawa

Pengertian Animisme dan Dinamisme

Animisme merupakan aliran kepercayaan yang berpendapat bahwa roh mendiami semua benda (pohon, batu, sungai, gunung, dan sebagainya). Dalam pengertian sejarah agama, animisme digunakan dan diterapkan dalam suatu pengertian yang lebih luas untuk menunjukkan kepercayaan terhadap adanya makhluk-makhluk spiritual yang erat sekali hubungannya dengan tubuh atau jasad. Makhluk spiritual tadi merupakan suatu unsur yang kemudian membentuk jiwa dan kepribadian yang tidak lagi dengan suatu jasad yang membatasinya.

Sedangkan dinamisme adalah kepercayaan bahwa segala sesuatu mempunyai tenaga atau kekuatan yang dapat mempengaruhi keberhasilan atau kegagalan manusia dalam mempertahankan hidup. Bentuknya berupa pemujaan terhadap roh (sesuatu yang tidak tampak mata). Penganutnya percaya bahwa roh nenek moyang yang telah meninggal menetap di tempat-tempat tertentu. Arwah nenek moyang itu sendiri sering dimintai tolong untuk urusan mereka.

Kesenian Dan Budaya

Di bumi nusantara ini, masih terdapat beberapa macam kesenian yang jelas berasal dari budaya animisme dan dinamisme. Satu contoh seperti Tarian Kuda Lumping di Jawa Barat. Biasanya, sebelum pertunjukkan dimulai, para peserta wajib dibekali mantera-mantera tertentu oleh sang dukun sebagai pengendali acara. Setelah itu, sang penari kuda kesurupan dan bertingkah aneh layaknya orang gila. Para penari itu terlihat lincah memainkan kuda mainan dan bahkan mereka makan pecahan kaca atau beberapa ekor ayam yang masih hidup. Para penari tidak merasakan sakit akibat pecahan kaca yang mereka makan atau merasa jijik dengan daging ayam yang dimakan hidup-hidup, semuanya karena ada roh lain yang merasuk dalam diri mereka. Roh itulah (jin) yang mengendalikan si penari.

Image result for animisme dan dinamisme di jawa

Upacara dan Ritual Adat

Banyak masyarakat kita yang masih mempertahankan beberapa macam upacara atau ritual yang masih murni berkaitan dengan animisme dan dinamisme atau telah mengalami pembauran dengan Islam. Salah satu contohnya dalah upacara kelahiran dan kematian. Hampir di setiap daerah nusantara menggelar upacara kelahiran dan kematian dengan ritual-ritual berbeda. Contoh, di Aceh terdapat upacara Peugot Tangkai. Upacara ini adalah perajahan barang/benda dengan membacakan mantera untuk dipakai pada wanita hamil empat bulan. Tentang acara ritual kematian dalam adat masyarakat Aceh yang sampai sekarang ini masih diamalkan seperti, apabila ada kematian di sebuah keluarga, maka semua pakaian dan kain-kain yang menyelimuti mayat tadi disimpan pada suatu tempat. Kain-kain ini disebut dengan reuhab. Biasanya disimpan di atas tempat tidur untuk selama empat puluh hari atau empat puluh empat hari. Setelah selesai upacara penguburan tadi, mulai malam pertama sampai dengan malam ketiga diadakan samadiah atau tahlil. Masih banyak lagi ritual-ritual aneh seperti membakar kemenyan pada malam jum’at kliwon dan selasa kliwon. Menyediakan sesaji pada hari kelahiran bayi. Di kamar bayi yang baru lahir digantungkan keris dan kain merah. Atau sesaji di bawah pohon beringin.

 

Source Animisme dan Dinamisme dalam Budaya Jawa Kang Mas

Leave A Reply

Your email address will not be published.