Alat Kesenian Angklung

0 178

Alat Kesenian Angklung

Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang secara tradisional berkembang dalam masyarakat berbahasa Sunda di Pulau Jawa bagian barat.

Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu) sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil. Laras (nada) alat musik angklung sebagai musik tradisi Sunda kebanyakan adalah slendro dan pelog.

Dikenal oleh masyarakat Sunda sejak masa kerajaan Sunda, di antaranya sebagai penggugah semangat dalam pertempuran. Fungsi angklung sebagai pemompa semangat rakyat masih terus terasa sampai pada masa penjajahan. Itu sebabnya pemerintah Hindia Belanda sempat melarang masyarakat menggunakan angklung. Pelarangan itu sempat membuat popularitas angklung menurun dan hanya di mainkan oleh anak- anak pada waktu itu.

Alat musik tradisional asal Jawa Barat ini berhasil menarik dunia, hingga akhirnya pada tahun 2010 UNESCO memberikan penghargaan bahwa angklung adalah alat musik yang melambangkan kebudayaan Indonesia.

Kesenian angklung biasanya dijadikan salah satu pelajaran kesenian di Sekolah Dasar di Bandung, hal ini menjadi salah satu wujud cinta budaya Indonesia. Seiring berjalanya waktu, Angklung sering di gunakan untuk orkesta-orkesta klasik, seni pertunjukan dan kadang kita jumpai saat acara agustusan. Angklung pun mulai dimainkan untuk ekstrakulikuler sekolah sekolah di Jawa Barat.

 

Source Alat Kesenian Angklung wikipedia
Comments
Loading...