Andil/Nanding Kebo

0 101

Andil/Nanding Kebo

Kehidupan suku betawi yang relijius Islami terlihat dari kesiapan orang Betawi dalam menyambut hari besar lebaran biasanya orang sekampung akan patungan membeli kerbau hidup (kebo dalam bahasa Betawi) pada awal ramadan. Patungan tersebut disebut andil. Ketika sudah terkumpul besaran andilannya maka pada tanggal 15 ramadan kebo akan dibeli dan kemudian akan diangon oleh anak2 betawi di padang rumput mulai dari tanggal 15 ramadan sampai h-2 lebaran.

Maksud dari mengangon kebo tersebut adalah anak2 Betawi tidak lesuh ketika berpuasa dan gembira saat mengisi waktu-waktu puasa. Kebo diangon pada siang hari dan kembali ke kandang pada sore hari, sebelum pulang biasanya kebo dimandikan oleh anak2 di kalenan (kali) yang sering kali menjadi hiburan tak terlupakan. Pada h-2 lebaran kebo tersebut akan disembelih secara gotong royong lalu seluruh bagian tubuh kebo mulai daging hingga tulang akan dibagikan sesuai besaran andil per orang. Pembagian ini disebut dengan nanding. Lalu setelah selesai nanding maka daging akan dimasak dengan cara disemur oleh kaum ibu dan diihidangkan saat lebaran.

Source https://budaya-indonesia.org https://budaya-indonesia.org/Andil-Nanding-Kebo/
Comments
Loading...