Alat Musik Tradisional : Tanji, Perangkat Karawitan

0 49
Tanji adalah salah satu perangkat karawitan Sunda yang sebagian besar waditranya (instrumen) terdiri atas instrumen musik Barat, seperti Clarinet, Trompet, Trombon, Bass Drum, dan Snare, yang dilengkapi dengan Ketuk, Goong, dan Kecrek. Kesenian serupa berkembang di daerah Karawang, Bekasi dan sekitarnya, yang lazim disebut dengan nama Tanjidor. Tanji dan Tanjidor adalah dua jenis kesenian yang serupa tetapi berbeda. Perbedaan itu bukan hanya dikarenakan tempat berkembang dan namanya, akan tetapi juga aspek musikalnya.
Tanjidor lebih mengarah kepada garap musikal nada-nada diatonis, sehingga lagu-lagu yang dibawakan biasanya lagu-lagu yang menggunakan tangga nada diatonis. Sedangkan Tanji lebih mengarah kepada garap musikal nada-nada pentatonis (karawitan Sunda), sehingga lagu-lagu yang dibawakannya adalah lagu-lagu karawitan Sunda, baik dalam laras Salendro, Pelog (Degung), maupun laras Madenda. Tanji lahir dan berkembang di Sumedang pada tahun 1965-an, tepatnya di Kampung Sumber, Desa Bojongloa, Kecamatan Buahdua, Provinsi Jawa Barat.
Awal keberadaannya dimulai oleh kedatangan seseorang yang bernama Arkilin, yang sering dipanggil Aki Ilin, dari daerah Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Ia adalah pedagang keliling dan suatu saat sampai ke kampung Sumber, daerah Buahdua. Di Kampung Sumber ia bertemu dengan seorang seniman Reog bernama Inggi, seorang pengrajin Gula Kawung (gula merah atau gula aren). Ketika Aki Ilin mengetahui bahwa Inggi adalah seniman, tawar.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=935&lang=id
Comments
Loading...