Alat Musik Tradisional : Sarawelet, Instrumen Daerah Banten

0 10
Sarawelet adalah instrumen tradisional di daerah Banten yang termasuk ke dalam rumpun aerophone, dibuat dari kayu yang memiliki 5 buah lubang nada
SinonimSebutan lain terhadap waditra Sarawelet adalah Tarawelet. Sangat banyak waditra yang sejenis dengan alat tiup di atas, antara lain : Elet, Empet, Tarompet, itu keseluruhannya yang terdapat di Jawa Barat. Di daerah lainpun sangat banyak jenisnya antara lain : Foi mere di Flores Tengah, Foi di Flores, di Makasar dinamakan puik-puik dan di Lombok disebut Mamanis. Etimologi. Sarawelet berasal dari sa-rawa-elet (lidah suara). Morfologi. Bila kita bandingkan antara istilah Sarawelet dengan Tarawelet itu merupakan perubahan fonem konsonan di awal.
Sedangkan foi, foi mere dan puik-puik merupakan perubahan fonem vokal serta perubahan konsonan dan penambahan konsonan akhir. Data Teknis: Bahan. Bahan yang digunakan untuk Sarawelet adalah kayu. BentukBentuk waditra di atas adalah bulat panjang. WarnaWarna dari waditra tersebut ada yang coklat, hitam dan ada pula yang kuning. Cara pembuatan. Bahan yang digunakan adalah kayu. Setelah kayu ditatah kemudian diraut diselaraskan dengan bentuk yang diinginkan Pemberian lubang tiup yang terdapat pada pangkal, dibuat seperti lubang tiup seperti suling. Lubang nada yang terdiri dari 5 buah, diatur sehingga menimbulkan nada yang dikehendaki.
Source Indonesia Heritage epnri.indonesiaheritage.org/uploads/ebook/105/files/assets/seo/page119.html

Leave A Reply

Your email address will not be published.