Alat Musik Tradisional : Ringkung, Serang & Bandung

0 24
Ringkung terdapat di Kadu Ketug, Kab. Serang dan Ujung Berung Kabupaten Bandung, mirip dengan Mubadah yaitu musik bambu Qasidah, karena diantara alat tabuhnya ada alat tabuh yang biasa dipergunakan dalam pertunjukkan Qasidah, Tagoni atau Gambusan. Penyajian Ringkung merupakan perpaduan antara musik Genjring dengan musik Angklung. Angklung yang biasa dipergunakannya yaitu Angklung Buncis yang biasa digunakan pada upacara Ngaseuk, Ngalage dan sebagai pelengkap pada pertunjukkan Dogdog Lojor atau Badeng.
Waditra yang dipergunakan dalam Ringkung yaitu :
– Rebana Besar atau Rebana Biang
– Rebana Ketimpring
– Genjring, yaitu Rebana kecil yang pinggirnya dipasang logam pipih yang mirip dengan uang logam ratusan
– Seperangkat Angklung Buncis
Lagu-lagu yang disajikannya berbeda dengan pertunjukkan lain yang mempergunakan Rebana atau Terebang. Dalam pertunjukkan Ringkung tidak menyajikan lagu-lagu Islami seperti Shalawat, Bisahri atau Nadoman. Ringkung menyajikan lagu-lagu daerah setempat seperti lagu Boros Honje, Dongdoman, Kaliage dsb.
Contoh lirik lagu Boros Honje yaitu sebagai berikut:
Ala ieung ala ieung
Boros Honje bareuh beuteung
Ala ieung ala ieung
Cawena batur ngadaweng
Ala ija ala ija
Boros Honje tulak bala
Ala ija ala ija
Cawene aya nu boga
Selain menyajikan lagu-lagu, disajikan pula gendingan seperti di Kadu Ketug Kab. Serang, dipergunakan untuk menginngi Upacara Nginebkeun (menyimpan padi ke Lumbung). Berbeda dengan di Ujung Berung
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=546&lang=id

Leave A Reply

Your email address will not be published.