Alat Musik Tradisional : “Petintung” Banten, Pengiring

0 80

Alat musik petintung. Alat musik pengiring silat ini terdiri atas kendang, gong kempul, kenong, kecrek, gong panggang, dan terompet petintung. Irama yang dihasilkan mampu membuat pertunjukan silat terasa lebih semangat dan hidup. Kata Patingtung diambil dari bunyi-bunyian waditra atau alat musik, seperti gendang atau kendang. Patingtung dapat diuraikan menjadi tiga suku kata, yaitu pa-ting-tung. Pa dari kata pak dimaksudkan suara gendang kulanter atau talipak (kendang kecil yang diberdirikan); tIng suara gendang talipung (kendang kecil yang dibaringkan) dan tung suara kendang atau bedug yang besar.

Seni Patingtung merupakan jenis kesenian yang memadukan pencak silat dengan tarian. Keberadaan tarian di dalam seni Patingtung sebagai selingan. Adapun gerak dasar tarian dalam Seni Patingtung sangat didominasi oleh gerakan pencak silat sehingga seni ini dapat dikatakan identik dengan pencak silat. Tarian dalam seni Patingtung bersifat atraktif karena gerakan-gerakannya menggambarkan ketangkasan,baik dalam hal menggunakan piring-piring dari beling maupun menggunakan belati yang ditikamkan di dada penari sendiri.

Sejarah dan Perkembangan Seni Patingtung. Pertama kali seni Patingtung muncul di tengah masyarakat Banten sebenarnya tidak diketahui secara pasti. Namun, berdasarkan beberapa cerita yang berkembang dapat diambil beberapa kesimpulan sementara bahwa Seni Patingtung dahulu digunakan oleh paraulama sebagai alat untuk memanggil masyarakat agar berkumpul. Sementara sumber lain menyebutkan berkembang.

 

Source senibudayaku.com senibudayaku.com/2018/01/alat-musik-tradisional-banten.html
Comments
Loading...