Alat Musik Tradisional : Lodang, Kabupaten Kuningan

0 61
Lodang yang terdapat di Kabupaten Kuningan di pergunakan sebagai pelengkap tabuhan untuk mengiringi pertunjukkan Sintren.
Waditra yang di pergunakannya terdiri dari :
Goong Buyung atau Goong Lodong
Keprak dan Kentung
di tambah beberapa buah Lodang
Cara membunyikan Lodang yaitu bagian pangkalnya di pukulkan kepada lantai atau tanah atau bantalan dad papan agak tebal. Bunyi Lodang tersebut sebagai pemben pangkat lagu, juga sebagai pengatur irama tabuhan pengiring penyanyi Sintren. Tabuhan tersebut terus berbunyi mengiringi pemain Sintren yang berada dalam kurungan hingga is di keluarkan dari kurungan oleh Punduh (pemimpin Sintren). Lodang yang ada di kabupaten Kuningan berbeda sekali dengan Lodang yang terdapat di Ujung Berung kabupaten Bandung.
Waditranya hampir mirip dengan pertunjukkan Calung Jingjing. Yaitu 1 (satu) set Kendang, 1 (satu) set Goong di lengkapi dengan 4 (empat) buah Tongtong yaitu : Tongtong kesatu berukuran 60 cm, Tongtong kedua berukuran 75 cm, Tongtong ketiga berukuran 90 cm dan Tongtong keempat berukuran 105 cm. Di tambah dengan Kohkol Lodang 2 (dua) bush. Kohkol Lodang ke satu berukuran 50 cm dan Kohkol Lodang kedua berukuran 65 cm. Di lengkapi pula dengan 1 (satu) buah Tingtung, terdiri dari 4 (empat) buah wilahan. 4 (empat) wilahan ini di gantung menjadi 2 (dua) buah gantungan. Laras yang di pergunakannya yaitu laras Salendro, lagunya lagu yang biasa di lantunkan oleh anak­anak di daerahnya.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=544&lang=id
Comments
Loading...