Alat Musik Tradisional : Angguk Rengkong, dari Awi

0 84
Angguk Rengkong terbuat dari Awi Guluntungan (Bambu Gelondongan), terdapat hampir di setiap daerah di Tatar Sunda. Ketika Angguk Rengkong di pergunakan untuk memikul padi sambil berjalan atau bergerak akan mengeluarkan bunyi yang di sebabkan oleh gesekan antara pemikul (Angguk Rengkong) dengan tali pengikat padinya (Salang). Tali pengikat padi ini pun terbuat dari bambu yaitu Awi Tali. Dua gantungan pada satu pikulan akan menyebabkan perpaduan bunyi.
Apa bila pikulannya Iebih dari satu maka gesekan Angguk Rengkong dengan Salang (tali pengikat padi) pun akan menimbulkan berbagai bunyi serta iramanya akan menyebabkan paduan bunyi berirama yang cukup enak untuk di dengar walau pun tidak ada nada atau pun lagu yang tersajikan. Apa lagi bila ada lebih dari satu pikulan, mereka berjalan secara bersama­sama. Perkembangan seni Helaran Rengkong tidak akan terlepas dari Angguk Rengkongnya sendiri.
Karena itu di daerah yang warganya bertani, sebagian warganya ada yang menyisihkan lahan tanahnya untuk menanam bambu sebagai bahan pembuat Angguk Rengkong, seperti di daerah pesawahan, terutama di Kampung Adat Ciptarasa (dahulu Sirnaresmi) di kabupaten Sukabumi Selatan. Juga di daerah Priangan seperti di Banjaran dan Ciwidey, kabupaten Bandung. Rengkong selalu di sertakan pada Upacara Seren Taun atau Pesta Rakyat Iainnya yang ada kaitannya dengan Talari. Papa pemikulnya paling depan.
Source disparbud.jabarprov.go.id disparbud.jabarprov.go.id/wisata/dest-det.php?id=501&lang=id
Comments
Loading...