Aksara Murda

0 933

Aksara Murda, dikenal sebagai Aksara Jawa Murda adalah huruf khusus yang ada dalam huruf jawa, untuk aksara murda hanya ada 7 buah yaitu Na, Ka, Ta, Sa, Pa, Ga dan Ba. Fungsi aksara murda layaknya huruf kapital, hanya digunakan untuk menulis nama orang penting/terkenal dan tempat/daerah yang terkenal/besar.

Penulisan aksara murda bisa hanya di depan saja, atau bisa di keseluruhan kata yang digunakan untuk menulis bahasa Jawa dan sejumlah bahasa daerah Indonesia lainnya (Huruf Kapital). Aksara ini hanya mempunyai 8 huruf saja, yaitu Ṇa Kha Tha Sha Pha Nya Gha Bha  dan jika ingin menulis huruf selain huruf demikian maka gantinya adalah Aksara Jawa.

Tulisan ini juga berkerabat dekat dengan aksara Bali. Dalam sehari-hari, penggunaan aksara Jawa dan Murda umum digantikan dengan huruf Latin yang pertama kali dikenalkan Belanda pada abad ke-19. Aksara Jawa resmi dimasukkan dalam Unicode versi 5.2 sejak 2009.  Kesulitan penggunaan aksara Jawa dan Murda dalam media digital merupakan salah satu faktor yang menyebabkan kurang populernya aksara tersebut selain di kalangan preservasionis.

Pada aksara latin, Huruf kapital ditulis pada awal memulai penulisan kata atau kalimat, atau sesudah tanda titik. Pada penulisan aksara murda tidak demikian, karena tidak semua aksara mamiliki aksara murda.

Untuk aturan penulisan Aksara murda ini hampir sama dengan penulisan aksara-aksara pokok di Hanacaraka, ditambah dengan beberapa aturan tambahan yakni :

  1. ·Murda tidak dapat dipakai sebagai sigeg (konsonan penutup suku kata).
  2. ·Bila ditemui aksara murda menjadi sigeg, maka dituliskan bentuk aksara pokoknya.
  3. ·Bila dalam satu kata atau satu kalimat ditemui lebih dari satu aksara murda, maka ada dua aturan yang dapat dipergunakan yakni dengan menuliskan aksara murda terdepannya saja, atau dengan menuliskan keseluruhan dari bentuk aksara mudra yang ditemui.
Comments
Loading...