Ritual Tahlilan

0 205

Ritual Tahlilan

Tahlilan adalah suatu bentuk pemujaan/ mendoakan roh orang yang telah meninggal dengan tujuan dan  harapanagar yang telah meninggal dunia di terima dan di lapangkan pintu kuburnya.

Pada  tahap yang pertama  dilaksanakan Geblak (upacara ini di laksanakan sore hari setelah jenazah di kuburkan). Yang dilakukan di upacara ini mempersiapkan sejumlah bahan yang biasanya terdiri dari nasi gurih, ayam yang biasa disebut dengan ingkung, cabai merah yang diutuhkan, urap, kedelai hitam, bunga kenanga dan biasanya juga di lengkapi dengan kerupuk rambak.

Kedua pada tradisi ini  terdapat acara slametanatau memperingati 3 hari meninggalnya sesorang. Pada hari ke 3 ini pihak keluarga juga mempersiapkan sejumlah bahan yang antaranya tunasi asahan 3 tampah yang biasanya terdiri dari isian yaitu daging lembu yang di goreng, sambal santan, sayur bening serta jenang merah. Adapun bahan yang lain yaitu takir pontang yang berisi dengan nasi putih dan nasi kuning, dilengkapi dengan kecambah, kacang-kacangan, bawang merah, garam dan sebagainya. Pada acara memperingati 3 hari meninggalnya seseorang biasanya di sertai dengan membaca doa tahlil atau pengajian.

Acara yang ketiga yaitu mitung dina atau tujuh hari kematian. Hal ini dilakukan guna mendoakan orang yang telah meninggal yang sudah 7 hari. Adapun  yang menjadi pelengkap dan bahan pada pelaksanaan ini yaitu Apem, nasi asahan 3 tampah serta nanti di lanjutkan dengan 40 harian. Pada masyarakat jawa tradisi 40 hari ini di kenal dengan sebutan matang puluh dina. Pada acara ini biasanya di sertai dengan membaca doa tahlil.

 

Source Adat Tahlilan jadilah legenda
Comments
Loading...