Adat Sunda Sungkem Panganten

0 1.583

Adat Sunda Sungkem Panganten

Mungkin sebagian dari kita menganggap Salaman adalah hal yang biasa dan lumrah karena setiap orang melakukannya dalam kegiatan sehari – hari. Namun, ada satu sisi dari tradisi salaman yang tergolong unik, yaitu sungkeman Panganten. Setelah prosesi akad nikah selesai dilakukan sungkeman panganten oleh kedua panganten kepada kedua orang tua panganten. Sungkem penganten diawali dengan sungkem kepada kedua orang tua pengantin wanita kemudian dilanjutkan kepada kedua orang tua pengantin pria.

Seperti kita telah ketahui Indonesia adalah negara yang unik, tidak hanya kaya akan panorama alam memukau, budaya masyarakatnya pun sangat luhur.

Kembali mengenai sungkeman, sungkem memiliki arti bersimpuh atau duduk berjongkok sambil mencium tangan orang yang lebih tua, biasanya adalah orang tua kita. Mengingat betapa luhurnya nilai – nilai sungkeman, mari kita cari tahu apa saja makna yang terkandung dari tradisi ini. Dikutip dari beberapa sumber, berikut rangkumannya :

Ritual penyadaran

Melalui sungkeman setiap orang diajak untuk menyadari bahwa dirinya bukanlah apa-apa tanpa hadirnya orangtua dalam kehidupannya. Sehingga orangtua wajib diperlakukan secara hormat oleh seluruh anak-anaknya.

Melatih kerendahan hati

Sungkeman adalah ajakan kebaikan untuk menyadarkan, mendisiplinkan serta menghilangkan sikap ego di dalam diri. Hal ini terlihat dari bagaimana cara seseorang merendahkan tubuhnya dan dengan tulus “menyembah” orang yang telah berjasa dalam hidupnya.

Wujud ucapan rasa terima kasih

Khususnya dalam pernikahan kedua mempelai biasanya akan menjalani ritual sungkeman kepada orangtua kedua belah pihak. Prosesi ini adalah wujud rasa terima kasih dari anak kepada orang tuanya yang telah berjasa melahirkan dan membesarkannya.

Source Adat Sunda Sungkem Panganten facebook
Comments
Loading...