Adat Sunda Sawer

0 1.386

Adat Sunda Sawer

Saweran merupakan upacara memberi nasihat kepada kedua mempelai yang dilaksanakan setelah acara akad nikah. Melambangkan mempelai beserta keluarga berbagi rejeki dan kebahagiaan. Kata sawer berasal dari kata panyaweran, yang dalam bahasa Sunda berarti tempat jatuhnya air dari atap rumah atau ujung genting bagian bawah. Mungkin kata sawer ini diambil dari tempat berlangsungnya upacara adat tersebut yaitu panyaweran.

Kata ‘sawer’ sudah jamak didengar di telinga yang bermakna memberikan uang kepada seorang penyanyi. Namun ada arti lain dari kata ‘sawer‘ yang tidak banyak diketahui orang, yaitu upacara sawer yang dilakukan dalam pernikahan adat Sunda.

Upacara sawer dalam pernikahan Sunda dilakukan dengan menaburkan sejumlah benda-benda kecil yang bermakna khusus yang dilakukan oleh orang tua kedua mempelai. Penaburan tersebut adalah sebuah petunjuk kepada kedua calon mempelai agar bila di kemudian hari mereka hidup senang, jangan lupa untuk sedekah dan berbagi kepada sesama.

Taburan saweran disebar pada payung yang menaungi kedua mempelai yang berlindung di bawahnya. Selama prosesi berlangsung juru sawer menembangkan kidung berisi nasihat sebagai bekal kedua mempelai yang akan menempuh hidup baru.

Bahan-bahan yang digunakan untuk saweran terdiri dari beras putih, kunyit, bermacam bunga rampai, uang logam, payung, sirih, permen, dan beras kuning yang sudah direndam dalam air kunyit. Masing-masing bahan tersebut merupakan representasi untuk mendoakan mempelai.

Adapun makna dari bahan yang di gunakan untuk saweran seperti :

  1. Beras menyimbolkan kesejahteraan dan kebahagiaan kepada kedua pasangan, karena beras merupakan makanan pokok masyarakat Sunda, harapan keduanya hidup berkecukupan
  2. Kunyit dalam bahasa Sunda biasa disebut koneng temen.
  3. Bunga-bunga. Aroma wangi dari bunga yang semerbak menjadi harapan agar nama kedua mempelai selalu harum dengan prilaku yang baik.
  4. Uang logam melambangkan kekayaan.
  5. Payung sebagai lambang kewaspadaan.
  6. Sirih untuk menyimbolkan kerukunan.
  7. Permen dengan rasa manis.
  8. Beras yang telah direndam dalam air kunyit.
Source Adat Sunda Sawer weddingku
Comments
Loading...