Adat Sunda Rebutan Parawanten

0 641

Adat Sunda Rebutan Parawanten

Prosesi rebutan parawanten yaitu prosesi para tamu undangan menikmati acara rebutan parawanten (sasajenan).

Parawanten (sasajenan) terdiri dari :

  1. Hiji nyiru (satu buah tampah besar), boboko (bakul), cukil (sendok nasi), hihid (kipas dari bambu), cowet (cobek tanah liat), mutu, aseupan (kukusan berbentuk kerucut) dan kacip (alat pembelah pinang).
  2. Beas sakulak (beras semangkuk).
  3. Lemareun (sirih pinang lengkap).
  4. Rurujakeun (sirih pinang lengkap).
  5. Hahampangan (kue kering seperti opak, kolontong, borondong dan lain – lain).
  6. Jajanan pasar (kue basah seperti nagasari, bugis, apem dan lain – lain).
  7. Bubur beureum bodas (bubur merah putih, merah di atas putih di bawah).
  8. Congcot puncak manik (nasi yang diambil dari puncak kukusan), diatasnya telor mateng dengan kulitnya (utuh).
  9. Pisang emas satu sisir dan pisang raja satu sisir.
  10. Samara badag (bumbu – bumbu seperti seperti lengkuas, salam dan sebagainya).
  11. Bumbu dapur (ganduan, gula ganduan dan lain – lain).
  12. Kelapa muda (dawegan) 1 butir.
  13. Kelapa tua 1 butir.
  14. Daun cau (daun pisang) 1 kompet.
  15. Suluh 3 teukteuk (kayu bakar 3 potong).
  16. Rampe sabungkus (bunga rampai 1 bungkus).
  17. Sesepeun (rokok) + korek api.
  18. Bola bodas + hideung (benang putih + hitam), jarum.
  19. Menyan bodas (kemenyan putih) dan dupa.
  20. Wedak (bedak), pameres (sisir), eunteung (cermin), minyak kenanga + minyak wangi.
  21. Buah – buahan 7 rupi (macam).
  22. Beubeutian (macam – macam ubi, ubi keyu, taleus dan sebagainya).
  23. Gula + kopi.
  24. Kain putih 1 m (untuk tutup parawaten).

Prosesi tersebut merupakan doa supaya calon mempelai wanita mendapat kelancaran rezeki, cepat mendapat keturunan, dan selalu berpikir positif sehingga mendapat kemudahan jika suatu hari ada masalah dalam rumah tangga. Air siraman juga akan dibagikan dalam sesi ini. Air siraman dipercaya dapat menjadi doa pelancar jodoh.

Source Adat Sunda Rebutan Parawanten salangit's blog
Comments
Loading...