Adat Sunda Numbas

0 578

Adat Sunda Numbas

Beberapa hari setelah hari pernikahan biasanya diadakan upacara selamatan “numbas”, selamatan ini dilaksanakan apabila kedua mempelai telah melaksanakan kewajibannya sebagai suami istri, atas dasar pengakuannya masing – masing. Upacara numbas biasa dilaksanakan satu minggu setelah akad nikah. Upacara numbas mengandung maksud untuk memberi tahu kepada keluarga dan tetangga bahwa pengantin perempuan “tidak mengecewakan pengantin laki – laki”.

Upacara Numbas dilakukan dengan cara membagi – bagikan nasi kuning. Tata cara adat numbas sebagai berikut :
Orang tua pengantin pria sudah diberitahu oleh putranya bahwa istrinya betul – betul suci,setelah mengetahui hal tersebut. Kemudian di lanjutkan dengan membagi – bagikan nasi tumpeng.

Setelah tumpeng dan kiriman lainnya diterima, maka orang tua pengantin wanita mengadakan selamatan dan dibagikan kepada tetangga, terutama kepada mereka yang mengikuti upacara sejak semula.

Disamping tumpeng, juga dibagikan 7 atau tujuh macam sambel, seperti :

  • Sambel terasi
  • Sambel sereh
  • Sambel koneng
  • Sambel muncang
  • Sambel jahe
  • Sambel laja
  • Sambel cikur

Maknanya dari membagikan sambel ini memberikan lambang kesempurnaan di dalam rumah tangga.

Seperti kita tahu bahwa Indonesia memiliki beragam suku dan kebudayaan, jadi tidak heran apabila kita sering melihat upacara – upacara adat yang sangat amat unik. Upacara pernikahan adalah termasuk upacara adat yang harus kita jaga, karena dari situlah akan tercermin jati diri kita. Pernikahan memang satu upacara sakral, maka dari itu perlu di pikirkan matang – matang karena menyangkut kehidupan seumur hidup.

 

Source Adat Sunda Numbas salangit's blog
Comments
Loading...