Adat Sunda Meuleum Harupat

0 1.584

Adat Sunda Meuleum Harupat

Tata cara meuleum harupat :

– Kedua pengantin di bawa ke depan pintu atau diambang rumah, kedua pengantin berdiri berhadapan dan pemandu acara berdiri di serambi rumah.

– pengantin pria memegang harupat atau lidi enau dan pengantin wanita memegang lilin atau pelita.

– harupat yang di pegang pengantin pria di bakar dengan lilin oleh pengantin wanita.

– harupat yang menyala ditiup oleh pengantin pria kemudian oleh pengantin wanita di masukkan ke dalam kendi yang berisi air hingga padam.

– harupat diambil oleh pengantin pria kemudian dipatahkan dan dilempar kebelakang tanpa menoleh ke belakang.

– kemudian kendi di pegang oleh kedua pengantin, pengantin pria memegang bawah kendi dan pengantin wanita memegang atas kendi, kemudian di pecahkan bersama sama atau dijatuhkan.

Mempelai pria memegang batang harupat, pengantin wanita membakar dengan lilin sampai menyala. Harupat yang sudah menyala kemudian di masukkan ke dalam kendi yang di pegang mempelai wanita, diangkat kembali dan dipatahkan lalu di buang jauh – jauh. Melambangkan nasihat kepada kedua mempelai untuk senantiasa bersama dalam memecahkan persoalan dalam rumah tangga.

Fungsi pengantin wanita dengan memegang kendi berisi air adalah untuk mendinginkan setiap persoalan dalam rumah tangga. Fungsi istri dengan memegang kendi berisi air adalah untuk mendinginkan setiap persoalan yang membuat pikiran dan hati suami tidak nyaman.

Makna dari acara meuleum harupat :

– Harupat yang dibakar oleh pengantin wanita kemudian ditiup oleh pengantin pria adalah : apabila istri sedang marah atau panas dapat di padamkan oleh suami.

 

Source Adat Sunda Meuleum Harupat salangit's blog
Comments
Loading...