Adat Sunda Akad Nikah

0 428

Adat Sunda Akad Nikah

Posisi duduk pada saat akad nikah adalah :

– calon pengantin pria di sebelah kanan calon pengantin wanita.

– wali nikah dihadapan calon pengantin pria (kecuali bila diwakilkan pada petugas Kantor Urusan Agama atau penghulu, atau Naib atau lebe).

– petugas Kantor Urusan Agama atau penghulu atau naib atau lebe duduk disebelah wali nikah.

– ayah dan ibu dari calon pengantin pria duduk di sebelah calon pengantin pria

– saksi dari pihak calon pengantin pria duduk di sebelah orang tua calon pengantin pria

Рibu calon pengantin wanita duduk di sebelah calon pengantin  wanita

– saksi dari calon pengantin wanita duduk di sebelah ibu calon pengantin wanita

Akad Nikah

Biasanya diserahkan pada Kantor Urusan Agama. Pada hari pernikahan, calon pengantin pria beserta para pengiring menuju kediaman calon pengantin wanita, disambut acara Mapag Penganten yang dipimpin oleh penari yang disebut Mang Lengser. Calon mempelai pria disambut oleh ibu calon mempelai wanita dengan mengalungkan rangkaian bunga. Selanjutnya upacara nikah sesuai agama dan dilanjutkan dengan sungkeman dan sawer.

Pada saat ijab kabul tergantung dari adat kebiasaan dari daerah setempat, apakah calon pengantin wanita dihadirkan pada saat ijab kabul atau tidak. Apabila calon pengantin wanita dihadirkan pada saat ijab kabul, setelah acara pendataan dari penghulu/petugas KUA kedua calon pengantin dipakaikan kerudung atau tiung panjang berwarna putih melambangkan penyatuan dua insan yang masih murni baik lahir maupun bathin. Kerudung di buka pada saat kedua pengantin akan menandatangani surat nikah.

 

Source Adat Sunda Akad Nikah salangit's blog
Comments
Loading...