Adat Potong Centung Betawi

0 268

Adat Potong Centung Betawi

Pada adat Centung  ini biasanya menggunakan 2 uang logam. Dua uang logam digunakan untuk penjepit rambut cambang yang akan dirapikan mulai dari pelipis pengantin perempuan.Jika sudah rapi, uang logam tadi juga di gunakan sebagai ukuran rambut yang akan di potong.Guntingan atau potongan centung akan membentuk seperti kuncup bunga cempaka, diatas membesar dibagian ujung/bawahnya lancip dan kecil.

Sesudah proses tadi selesai, calon pengantin perempuan dipindahkan ke ruang tengah rumah. Disini sudah ada teman-temannya sesama gadis dan ibu – ibu muda lain yang akan mengikuti acara “Pakai Pacar”. Calon pengantin duduk diatas permadani yang beralaskan kain putih. Kemudian kuku – kuku di kedua belah jari tangan mempelai wanita di beri ramuan tradisional, yaitu daun pacar yang sudah ditumbuk halus.

Pemakaian pacar ini diawali oleh tukang rias, disusul berturut-turut oleh Ibu kandung calon pengantin, keluarga, kerabat atau saudara dan teman – teman dekat. Sebagai catatan : pelaksanaan acara “Ngerik” dan acara “Potong Centung” biasanya dilakukan antara waktu sholat ‘Ashar sampai menjelang sholat Maghrib. Sedangkan acara “Pakai Pacar” dilakukan sesudah waktu sholat Isya’. Karena tradisi ini sering di sebut “Malam Pacar”.

Setelah membersihkan bulu kalong calon pengantin wanita, tukang piare akan membuatkan centung (potong centung) pada rambut di kedua sisi pipi (pelipis, cambang) dengan menggunakan uang logam untuk menjepitnya. Hal ini dilakukan agar pengantin mendapat berkah dan menandakan wanita tersebut telah menjadi pengantin baru. Suatu prosesi adat Betawi di mana mempelai laki-laki dibawa ke rumah mempelai wanita untuk melaksanakan upacara akad nikah.

Dalam prosesi ini mempelai laki-laki diiringi para kerabat dekatnya, teman-teman, kedua orang tuanya dan para tokoh adat. Di belakang pengantin laki-laki berjalan para pengiring yang diiringi dengan musik terompet atau rebana ketimpring. Pengantin laki-laki mengenakan busana adat pengantin Betawi yang berupa pakaian haji dan alpiah (peci), lengkap dengan perhiasannya yang diatur oleh juru rias, membawa seikat kembang yang akan diserahkan kepada pengantin wanita.

Source Adat Potong Centung Betawi kembang kelape
Comments
Loading...