Adat Ngintip Betawi

0 223

Adat Ngintip Betawi

Ngintip merupakan ngedelengin yang dilakukan jejaka atau pria. Dalam hal ini sang jejaka berupaya mencari dan menemukan gadis pilihannya.

Jika jejak sudah merasa mantap dengan gadis pilihannya, maka ia segera mengutarakan langsung tentang keinginannya tersebut kepada kedua orang tuanya untuk segera mengikat sang gadis.

Asal Mula Adat Ngntip Betawi

Dahulu di daerah tertentu ada kebiasaan menggantungkan sepasang ikan bandeng di depan rumah seorang gadis, bila si gadis ada yang naksir.

Pekerjaan menggantung ikan bandeng ini dilakukan oleh seorang pemuda. Tentu ini merupakan awal dari ngedelengin. Orang tua atau keluarga yang mendapatkan di depan rumahnya digantungkan sepasang ikan bandeng, dengan sendirinya memaklumi bahwa anak perawannya mulai ada yang penuju.

Berdasarkan itu, orang tua yang bersangkutan segera memberi aba-aba kepada gadisnya untuk berhati-hati dan membatasi pergaulan atau mungkin memingitnya, tidak peduli apakah anak gadisnya masih disebut sebagai anak pitik atau perawan masing bebulu sawan yang belum mengerti apa-apa.

Pingitan itu dilakukan meskipun dia belum tahu siapa pemuda yang menaruh hati pada anak gadisnya. Maksud pemingitan bagi orang Betawi sebenarnya bukan dilarang keluar rumah. T

ujuan sebenarnya adalah memberi pendidikan kepada anak perawannya berupa akidah, sopan-santun, dan yang penting lagi melatih masak-memasak. Kalau pendidikan ini sudah mantap maka keluarga si gadis akan lega melepas anaknya.

Adat ini sudah turun temurun dari Betawi yang dilakukan hingga saat ini. Tradisi yang terus dilakukan untuk melestarikan kebudayaan Betawi ini selalu berjalan dengan khitmad dan mengharukan.

 

Source Adat Ngintip Betawi tiga dimensi
Comments
Loading...