Adat Istiadat Jawa : Upacara Kematian di Ciptagelar

0 176

Unik,, ya memang unik kampung ini, selain masih mempertahankan budaya sunda tak lain adalah budaya mereka sendiri, kampung tersebut sangatlah membuka diri terhadap orang luar. Ini terbukti dengan banyaknya kunjungan dan kerjasama antara pemerintah dengan warga desa tersebut. Penyuluhan yang dilakukan oleh pemerintah pun kerap digalakkan untuk mengembangkan di berbagai sektor khususnya sektor pertanian yang dinilai sangat maju. Sehingga masyarakat dan Kepala suku pun terbuka terhadap program-program pemerintah selama perlu.

Hal unik lainnya ketika mereka melakukan upacara kematian, yang dimana tradisi pada orang yang meninggal dilaksanakan lebih apik dan rapi diaman keranda mayat hanya digunakan sekali saja oleh orang yang meninggal, kemudian ditinggalkan di makam orang yang meninggal tersebut. Keranda tersebut dibuat dari bambu. Masyarakat menganggap keranda merupakan kendaraan terakhir seseorang, jadi hanya diperbolehkan digunakan sekali saja. Dan sama seperti umumnya, dilaksanakan juga Tiluna, Opatna, limana, Tujuhna dan seterusnya.

Nah, anda juga bisa berkeliling di kampung ini untuk menyaksikan dan merasakan bagaimana kehidupan masyarakat adat Kampung tersebut. Namun yang pasti Anda jangan coba-coba berlaku kurang ajar atau di luar norma masyarakat Kampung Adat. Anda tertarik? Silahkan datang ke Kampung Ciptagelar. Karena anda akan mendapatkan pengalaman yang luar biasa yang tak akan anda bisa lupakan, seperti yang sudah mengunjungi kampung tersebut.

Source deriniandriani.blogspot.co.id deriniandriani.blogspot.co.id/2013/06/menikmati-kampung-adat-ciptagelar.html
Comments
Loading...