Adat Istiadat Jawa : Tradisi Gebuk Bantal Kalimalang

0 77

Dua orang bersiap menuju arena gebuk bantal yang berupa sebatang bambu yang diletakan di tengah kali. Dengan bantal yang sudah mereka genggam, ketegangan begitu terlihat di wajah mereka. Sore itu, di kawasan sekitar Cipinang Bali, Kalimalang, mereka akan mengadu kelihaian memukul lawan agar tidak terjatuh dari bambu dan tercebur ke Kalimalang, lokasi yang setiap tahun menggelar lomba gebuk bantal yang sudah menjadi tradisi tahunan ini.

Hitung mundur pun dimulai, kedua peserta bersiap mengayunkan bantal ke lawan masing-masing. Pertandingan pun dimulai, saling jual beli pukulan dengan bantal terjadi silih berganti. Keseruan terjadi ketika salah satu peserta kehilangan keseimbangan dan hampir terjatuh, namun dengan sekuat tenaga sang peserta bertahan karena bila dia terjatuh maka akan dinyatakan kalah. Teriakan-teriakan dari masyarakat yang menyaksikan langsung menambah keseruan yang terjadi di ajang yang menjadi daya tarik tersendiri di kawasan timur Jakarta ini.

Klimaksnya, ketika salah satu peserta terjatuh dan tercebur kali diikuti teriakan seluruh penonton yang meneriaki peserta yang kalah. Dua ekspresi berbeda terlihat dari kedua peserta yang bertanding.  Penyesalan di peserta yang tercebur dan tentu saja kegembiraan di kubu pemenang. Sistem pertandingan gebuk bantal sendiri dibuat seperti kompetisi dimana sang pemenang akan diadu kembali dengan pemenang yang lainnya sampai ditemukan satu pemenang yang terkuat.

Source Indonesia indonesiakaya.com/jelajah-indonesia/detail/tradisi-gebuk-bantal-kalimalang-setiap-agustusan-tiba
Comments
Loading...