budayajawa.id

Adat Istiadat Jawa : Neger, Teknik Memancing Tradisi

0 21

Neger adalah teknik memancing tradisional Cilegon yang dulu banyak dilakukan oleh warga dalam mencari ikan untuk lauk sebagai kebutuhan konsumsi, namun kini hal itu sudah tidak banyak lagi warga Cilegon yang melakukannya, dan bahkan banyak anak-anak muda sekarang yang tidak mengetahuinya. Bagi warga yang lahir di Cilegon dan kini berusia 40 tahun keatas, mungkin masih tahu dan mengenangnya karena dulu saat anak-anak atau remaja sering Neger.

Neger sendiri kata aktif dari Teger. Teger merupakan alat pancing tradisional khas Cilegon yang ebrbeda dengan alat pancing pada umumnya. Dengan joran atau jejer yang relatif pendek hanya satu meter lebih antara 1,2 meter hingga 1,5 meter, sedangkan benang senar pancing antara mata kali dengan ujung joran panjangnya hanya berkisar setengah meter saja. Selain bentuknya, teknik memancing dengan Teger ini terbilang cukup unik, karena setelah kail diberi umpan berupa Cacing atau Kodok, lalu dipasang di Sawah, Kubangan, Rawa atau Kali dengan menancapkan joran ke gegaleng atau tanah agar ketika umpan disambar ikan, joran tidak hanyut dibawa ikan.

Maka pangkal joran Teger pun sengaja dibuat runcing. Setelah dipasang, Teger kemudian ditinggal beberapa saat, lalau biasanya setiap satu jam sekali dicek apakah dapat ikan atau tidak, sekaligus sekalian mengganti umpan yang tinggal sedikit atau habis. Ada juga Teger dibiarkan.

Source faktabanten.co.id faktabanten.co.id/tradisi-neger-yang-sudah-banyak-dilupakan-warga-cilegon
Comments
Loading...