Adat Istiadat Jawa : Kampung Budaya Setu Babakan

0 144

Jakarta menjadi kota megapolitan telah diterpa modernisasi dari segala aspek, termasuk sebagian masyarakatnya yang lebih mengusung gaya hidup ala kebarat-baratan. Akhirnya, para pelaku usaha pun turut mengikuti modernitas yang ada dan mulai meninggalkan unsur budaya sebagai identitas sebuah daerah. Ubaidillah Yusuf, Ketua DPD Bamus Jakarta Selatan, mengatakan, kearifan lokal juga bisa mengangkat sebuah wilayah dari segala aspek. Ia mencontohkan Bali, Yogyakarta, Jawa Tengah, dan wilayah lain, justru terkenal karena tetap menjaga kearifan lokal.

Di manapun sebenarnya kearifan lokal itu menjadi daya tarik kuat bagi wisatawan. Bali dan Yogyakarta besar karena kearifan lokal di sana masih terjaga

kata Ubay, sapaan Ubaidillah saat berbincang, Minggu. Jakarta, kata Ubay, karena sudah heterogen seperti ini, mulai bangkitkan semangatnya dulu. Usai dikukuhkan, Ubay dan kepengurusan Betawi’>Bamus Betawi Jakarta Selatan akan mulai menyusun program. Ubay melihat di Jakarta Selatan banyak potensi yang harusnya diangkat dan menjadi destinasi baru selain Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan.

Untuk pengembangan wisata berbasis seni budaya Betawi masih bisa dikembangkan. Di Jakarta Selatan ini ada banyak makam bersejarah, kenapa tidak dijadikan wisata sejarah?

Beberapa sanggar yang punya kualitas juga akan kami undang. Kami akan dorong mereka masuk nanti ke acara-acara di hotel atau swasta. Saya yakin orang asing tidak akan alergi.

Source Warta wartakota.tribunnews.com/2018/03/18/jakarta-selatan-banyak-potensi-jadi-destinasi-baru-selain-perkampungan-budaya-betawi-setu-babakan?page=all
Comments
Loading...