Adat Istiadat Jawa : Kampung Adat Ciusul, Banten

0 26

Kampung adat Ciusul, desa Citorek Kidul, kecamatan Cibeber, kabupaten Lebak, provinsi Banten. Wilayah yang berada dibawah Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) memberikan kesan tersendiri pada kegiatan kali ini. Tidak banyak penduduk yang tinggal di kampung tersebut, mungkin hanya sekitar seratus hingga duaratus kepala keluarga yang tinggal, diam, dan hidup disana. ‘Sederhana’ adalah kata yang tepat untuk mengggambarkan kehidupan penduduknya.

Rumahnya sebagian besar masih panggung berdinding dan beralaskan papan kayu, makanan yang seadanya didapat dari hasil kebun sayur dan sawah serta ternak unggas yang dipelihara sendiri, tidak banyak perabot rumah tangga, bagi mereka cukuplah sekedar alas untuk tidur, memasak, mandi, dan sedikit ruangan kecil untuk berkumpul bersama. Adat disana yang membiasakan memberikan makan bagi tamu yang sedang berkunjung, bukan minuman segar dan bersoda ataupun kue-kue dan makanan ringan lainnya, tetapi nasi dan lauk pauknya seadanya yang mereka punya harus disisakan untuk tamu jika ada yang sedang berkunjung.

Mata pencaharian yang sebagian besar adalah bertani tidak terkecuali kaum wanitanya. Oleh karena itu harus mempunyai istri yang bisa menanam padi. Ada hari – hari tertentu yang tidak diperbolehkan untuk menjalani aktivitas di sawah yaitu hari Jumat dan hari Minggu, dan ketika masuk waktu solat lima waktu harus menghentikan segala kegiatan yang sedang dilakukan.

Source Faculty of Forestry fmsc.lk.ipb.ac.id/2015/02/11/andai-kalian-tinggal-di-kampung-ciusul-desa-citorek-kidul-wewengkon-adat-kasepuhan-citorek-edisi-esm-2014

Leave A Reply

Your email address will not be published.